Pemko Tpi

ALIM: Pengurangan Sampah Sedotan Plastik Masuk Mata Pelajaran Sekolah

Ketua LSM ALIM Kherjuli.
Ketua LSM ALIM Kherjuli.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Ketua LSM Air, Lingkungan dan Manusia (ALIM) Kepri Kherjuli mengatakan, pengurangan sampah plastik masuk dalam kurikulum mata pelajaran sekolah tahun ini.

“Pengurangan sampah khusus sedotan plastik kita integrasikan dalam kurikulum sekolah. Jadi hampir semua mata pelajaran yang ada di SMP Negeri 5 ini kita integrasikan dengan lingkungan terutama pengurangan sampah,” tegasnya, Rabu (7/8).

Langkah ini, sambung Kherjuli, diambil untuk merubah pola pikir dan perilaku anak-anak. “Kalau tidak dimuat atau diintegrasikan ke dalam mata pelajaran sama saja aksi keringat mengalir begitu saja,” ungkapnya.

Hal ini sudah dilakukan ALIM dengan melakukan workshop terlebih dahulu beberapa waktu lalu. ALIM juga telah melakukan aksi menanam bambu.

Bambu dipilih sebagai pengganti sedotan plastik. Harga juga menjadi pertimbangan ALIM memilih bambu sebagai pengganti sedotan plastik.

“Kita meminta kepada pemerintah kota kedepannya ini bukan hanya sekedar imbauan larangan penggunaan sedotan plastik. Namun ada aturan yang mengatur bahwa ini adalah larangan dan menjadi konsekuensi Tipiring,” harapnya.

Kherjuli juga berharap kedepannya ada Peraturan Daerah (Perda) mengenai sampah plastik.

(cho)