''

YBS Gelar Pelatihan Fardhu Kifayah

Ketua YBS, Fiman Nugrajanto

Ketua YBS, Fiman Nugrajanto

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Yayasan Bangun Sriya (YBS) Tanjungpinang menggelar Pelatihan Fardhu Kifayah, Sabtu (25/2/2017), di aula kantor YBS, Jalan WR Supratman Nomor 8, Simpang Lima Melayu Kota Piring, Tanjungpinang.

Kegiatan dimulai pada pukul 08:00 WIB ini, akan diikuti puluhan warga.Ketua YBS, Fiman Nugrajanto mengatakan fokus pelatihan adalah memandikan dan mengkafani jenazah. Tujuannya agar warga mengetahui secara jelas tahapan memandikan dan mengkafani jenazah secara menyeluruh.

“Selama ini, banyak orang belum mengetahui tahapan memandikan dan mengkafani jenazah. Bahkan, pernah kita dengar seorang anak tidak paham memandikan dan mengkafani saat orang tuanya wafat. Karena itu, sangat penting kita laksanakan pelatihan ini,” terang Fiman, Jumat (24/2/2017).

Pelatihan ini menghadirkan instruktur dari Ikatan Dai Indonesia dan Salimah Kepri. Dua instruktur ini diharapkan mampu membagi ilmunya secara luas pada peserta pelatihan.

Untuk memandikan jenazah, lanjut Fiman, selain secara teori, peserta juga akan melakukan praktek langsung. Diawali dari niat karena Allah SWT, membalut jenazah dengan kain untuk menutup aurat, lalu seluruh pakaian yang sebelumnya melekat di badannya dilepaskan.

”Jenazah dimandikan dalam keadaan tertutup auratnya,” katanya.

Selanjutnya, melepaskan perhiasan, membersihkan kuku-kukunya dan seluruh tubuhnya dari kotoran dan najis. Seterusnya memulai memandikan dengan membersihkan mendahulukan yang kanan dan menyiramnya hingga rata tiga, lima, tujuh kali atau sesuai dengan kebutuhan.

Pada waktu memandikan hendaknya dengan hati-hati, lembut, dan sopan. Pada bagian akhir siraman hendaklah dicampurkan dengan wangi-wangian seperti kapur barus. Mengeringkan badan jenazah dengan handuk dan berilah wangi-wangian.

Selain itu, katanya, harus diperhatikan orang yang gugur, syahid dalam peperangan membela agama Allah, cukup dimakamkan dengan pakaiannya yang melekat di tubuhnya. Orang yang wafat dalam keadaan berihram dirawat seperti biasa tanpa diberi wewangian.

Orang yang syahid selain dalam peperangan membela agama Allah seperti melahirkan, tenggelam, terbakar dirawat seperti biasa.

Untuk mengkafani, tambah Fiman, kalau mengacu kepada haqqullah ( hak Allah), maka kain yang dibutuhkan hanya sebatas penutup aurat.

Bagi laki-laki hanya sebatas penutup pusar dan lututnya, sedangkan bagi perempuan baik orang yang merdeka atau budak adalah kain yang dapat menutupi semua anggota tubuhnya kecuali muka dan kedua telapak tangannya. Adapun bagi waria, hukum mengkafaninya disamakan dengan perempuan.

”Akan tetapi kalau dipandang dari haqqullah dan haqqul adami, maka kain kafan yang dibutuhkan untuk mengkafani laki-laki secara sempurna adalah tiga lembar kain kafan warna putih,” terangnya.

Sedangkan untuk perempuan dan waria adalah lima lembar kain yang terdiri dari dua lembar kain panjang yang cukup untuk membungkus seluruh tubuhnya kain sarung, baju kurung dan kerudung. Adapun kain kafan untuk anak-anak adalah satu lembar kain kafan yang cukup untuk membungkus seluruh tubuhnya. Akan tetapi yang lebih utama tetap tiga lembar kain warna putih.

Untuk mengkafani jenazah laki-laki, bentangkan tiga lembar kain kafan yang sudah dipotong sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan dengan cara disusun, kain yang paling lebar diletakkan dipaling bawah.

Kalau ukuran lebar kain sama, geserlah kain yang ditengah kekanan sedikit dan yang paling atas kekiri sedikit atau sebaliknya. Dan jika sendainya lebar kain kafan tidak cukup untuk menyelimuti mayit, maka geser lagi hingga bisa menutupi mayit. Dan jika tetap tidak bisa menutupinya, baik karena mayitnya besar atau yang lain, maka lakukan penambahan sesuai dengan kebutuhan.

Sementaracara mengkafani jenazah perempuan, tambahnya, bentangkan dua lembar kain kafan yang sudah di potong sesuai dengan ukuran yang di butuhkan. Kemudian letakkan pula kain sarung di atasnya di bagian bawah (tempat di mana badan antara pusar dan kedua lutut di rebahkan).
”Secara praktek akan diberikan pada seluruh peserta pelatihan,” katanya.

(wae)

Baca juga :

Top