'

Xpress Air Buka Harga Promo

– Harga Bervariatif Mulai Rp 399 Ribu

Pesawat Xpress Air Jenis Dornier 328-100

Pesawat Xpress Air Jenis Dornier 328-100

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Maskapai Xpress Air pesawat jenis Dornier 328-100 kapasitas 32 bangku penumpang (sheat) membuka harga promo bervariatif mulai dari Rp 399 ribu tujuan Tanjungpinang-Pekanbaru, kata Station Supervisor Xpress Air, AM Sofyan beberapa hari lalu usai dialog interaktif di RRI Tanjungpinang.

“Rp 399 ribu itu harga promo. Ada harga Rp 499 ribu, Rp 525 ribu, dan dari masing-masing harga tersebut kita berikan kompensasi,” ungkapnya.

Untuk Harga tiket Rp 499 ribu dengan jumlah sheat yang ditawarkan 5 hingga 10, dan tarif harga yang ditawarkan tersebut tak semestinya tetap (flat).

“Misalnya untuk harga promo dari Rp 399 ribu dan Rp 499 ribu dalam sehari dapat berubah,” terang Sofyan.

Dengan harga yang diberikan, Sofyan optimis Xpress Air mampu untuk bersaing dengan maskapai lain. Walaupun beberapa maskapai tujuan Batam-Pekanbaru ada yang membandrol harga Rp 205 ribu dan Rp 300 ribu lebih.

Dirinya menjelaskan maskapai Xpress Air bukan termasuk kategori LCC (Low Cost Carrier) Jadi, pelayanan yang diberikan masuk pada pelayanan menengah (medium service). Karena setiap terbang (flight) ada inflight service meal (pelayanan yang mendapatkan makanan ringan).

Jadwal penerbangan saat ini Selasa, Jumat dan Minggu, sekitar pukul 15.30 WIB dari Tanjungpinang-Pekanbaru, sedangkan dari Pekanbaru-Tanjungpinang pukul 11.55 WIB dengan jarak tempuh 50 menit.

“Kelebihan pesawat ini jarak tempuhnya cukup cepat,” nilainya.

AM Sofyan, Station Supervisor Xpress Air

AM Sofyan, Station Supervisor Xpress Air

Xpress air sendiri, ungkap Sofyan, merupakan sebuah perusahaan penerbangan yang berdiri pada tahun 2003 dengan memiliki rute penerbangan ke beberapa daerah di Indonesia bagian timur.

“Mudah-mudahan kita mampu bersaing, dan bukan semestinya pihak kita menyamai harga tiket maskapai lain. Akan tetapi kita juga memikirkan keuntungan yang didapat. Berbicara untung atau tidaknya dari pihak kantor pusat,” paparnya.

Sejarah Xpress air sendiri, ungkap Sofyan, merupakan sebuah perusahaan lama. Berdiri pada tahun 2003. Dulunya terkenal di Papua area Indonesia bagian timur.

“Besar dan terkenalnya juga di Papua. Sedangkan untuk inflight service yang diberikan Xpress Air ke para penumpang untuk rute CGK SOQ Xpress Air memberikan heavy meal selain Snack,” katanya.

Sesuai dengan peralihan zaman saat ini, akhirnya di tahun 2013 maskapai Xpress Air dipercayakan mengangkut penumpang untuk wilayah Indonesia bagian barat.

“Seperti didaerah Bandung, Pontianak, Jogjakarta, Palembang, dan Padang hingga merembet Tanjungpinang dan Pekanbaru,” ujar Sofyan.

Ditingkat nasional sendiri, Xpress air stay di Kucing, Malaysia. Direncanakan juga pada April mendatang di buka Tujuan Pekanbaru-Malaka.

“Padahal pihak maskapai tidak menggandeng beberapa mitra apakah itu travel agent (biro perjalanan), hotel, restauran dan cafe. Namun semua itu hanya dilakukan kerjasama dalam mempromosikan Xpress Air,” tegasnya.

Perusahaan juga tak menginginkan penumpang setelah membeli tiket pesawat tidak ada hubungan lagi dengan maskapai. Oleh karena itu, dibuatlah sebuah produk dengan nama velue boarding pass.

Sebagai contoh dari Tanjungpinang-Pekanbaru, telah bekerjasama dengan pihak swasta dibidang perhotelan yang tertera pada boarding pass.

“Contohnya kerjasama dengan Hotel Win Star Pekanbaru. Nantinya penumpang Xpress Air yang ingin menggunakan jasa fasilitas hotel tersebut mendapatkan 60 persen diskon menginap dari biaya yang ditetapkan pihak hotel,” tutur Sofyan.

Pesawat Xpress Air Jenis Dornier 328-100

Pesawat Xpress Air Jenis Dornier 328-100

Xpress air juga mengemban tugas memperkenalkan budaya Indonesia melalui sebuah majalah yang dicetak saat menikmati penerbangan.

“Kita sangat support dengan pariwisata baik nasional maupun internasional,” singkatnya.

Jujur saja di Indonesia banyak tempat pariwisata yang dapat digarap seperti contoh Raja Ampat juga telah dilakukan kerjasama kepada biro perjalanan di bidang tour.

“Seperti tour ke Raja Ampat, dengan masa 4 hari 5 malam tentunya terbang menggunakan pesawat Xpress air dulu,” katanya.

Karena pesawat Xpress Air sendiri adalah milik pribadi bukan lissing (sewa), dan merupakan satu group dengan group Ani (perusahaan maintance pesawat).

Apabila penerbangan menggunakan maskapai Xpress Air batal (cancel) yang dilakukan oleh pihak maskapai maka kompensasi tiket dikembalikan tanpa di potong terkecuali permintaan dari penumpang, maka ikut aturan dari tiket.

“Untuk lebih mengetahui secara detail rute yang diterbangkan dapat mengakses internet Xpress Air www.xpressair.co.id atau dapat menghubungi Call Center di 500890 atau juga dapat menghubungi Travel Agent setempat,” tutupnya. (syh)

Baca juga :

Top