''

Upaya Percobaan Bunuh Diri yang Dilakukan Wanita Ini Terselamatkan

Inilah lokasi rumah korban percobaan bunuh diri, Fatma Eka Safitri di Kampung Melayu Kota Piring, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Gang Pondok Cengkeh, Rabu (9/11), sekitar pukul 10:30 WIB.


Inilah lokasi rumah korban percobaan bunuh diri, Fatma Eka Safitri di Kampung Melayu Kota Piring, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Gang Pondok Cengkeh, Rabu (9/11), sekitar pukul 10:30 WIB.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Upaya percobaan bunuh diri dengan cara gantung diri yang dilakukan Fatma Eka Safitri yang bisa disapa Fitri (30) gagal setelah mendapatkan pertolongan warga setempat.

Korban merupakan warga RT 5/RW 5, mencoba menghabiskan nyawanya sendiri dengan menggunakan seutas tali. Peristiwa terjadi di Kampung Melayu Kota Piring, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Gang Pondok Cengkeh, Rabu (9/11), sekitar pukul 10:30 WIB.

Iryani (24) warga setempat pertama kali melihat Fitri (korban,red) tergatung di kamarnya dengan tangan terikat.

“Awalnya saya ingin bertamu, ini rumah paman saya Aceng alias kumis. Melihat rumah ini sepi, saya langsung masuk ke rumah, dan kebetulan pintu rumah tidak dikunci, hanya tertutup saja,” kata Iryani.

Ketika dirinya masuk ke rumah korban, terlihat leher Fitri tergantung dalam posisi terikat.

“Saya kaget saat melihat dia (korban). Mukanya sudah pucat. Saya keluar rumah memanggil warga sekitar untuk meminta pertolongan,” terangnya.

Terlihat seorang petugas kepolisian melakukan penyelidikan di kamar korban.

Terlihat seorang petugas kepolisian melakukan penyelidikan di kamar korban.

Kemudian, kata Iryani, warga seketika itu juga datang menolong Fitri, dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Provinsi Kepri.

Ditempat yang sama, Kapolsek Tanjunpinang Timur, AKP Efendri Alie mengatakan, korban dapat diselamatkan dan dilarikan ke rumah sakit. Kata dia penyebab korban mencoba bunuh diri masih dalam penyelidikan.

“Alhamdulillah korban terselamatkan. Apa penyebabnya masih kita selidiki ketika korban sudah pulih kita mintai keterangannya,” tegas Kapolsek ini.

Sementara itu, warga setempat saat dilokasi mengatakan bahwa Fitri sering duduk di halaman rumahnya sambil menelephone, dan terkadang warga melihat dia menangis.

“Kayaknya ada masalah sih mas,” tutur warga setempat. (Afriadi)

Baca juga :

Top