Tusuk Ibu Rumah Tangga, Siswa SMP di Tanjungpinang Dibekuk Polisi

Korban Yetty Srihajar Riawati, saat mendapatkan pertolongan dari Polsek Bukit Bestari.

Korban Yetty Srihajar Riawati, saat mendapatkan pertolongan dari Polsek Bukit Bestari.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Tidak diberikan izin bergaul dengan anaknya, seorang pelajar di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kota Tanjungpinang nekat menusuk Yetty (23), seorang Ibu rumah tangga, di Jalan Sultan Mahmud, Gang Putat, RT.002/ RW.008 Kelurahan Tanjung Unggat, Rabu (1/5) sekira pukul 01.00 dinihari.

Alhasil, pelajar yang masih dibawah umur itu terpaksa dibekuk aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Bukit Bestari, setengah jam setelah kejadian itu.

Menurut keterangan Kabag Humas Polres Tanjungpinang, Iptu Dulatif menjelaskan, kronologis kejadian dilatarbelakangi rasa sakit hati, lantaran Yetty melarang anaknya untuk bermain dengan pelaku, sehingga muncul rasa dendam antara pelaku dengan korban (Yetty,red).

“Pada Rabu (1/6), sekira pukul 01.00 WIB pelaku mendatangi rumah korban dan masuk kedalam rumah dengan cara merusak pintu dapur. Setibanya didalam dapur lalu mengambil pisau yang ada didapur rumah korban, kemudian pelaku masuk kekamar korban yang tidak dikunci pintunya,” terang Dulatif melanjutkan keterangan Yetty.

Selanjutnya, menurut keterangan Dulatif pelaku menusukkan pisau tersebut berulang kali pada bagian lengan kiri dan kanan, hingga Yettiypun melakukan perlawanan, dengan cara menendang pelaku.

“Pelaku melarikan diri melalui pintu dapur, akibat kejadian tersebut korban mengalami 1 (satu) luka tusuk pada rusuk kiri, dan 6 (enam) luka tusuk pada lengan tangan kirinya,” jelasnya.

Kemudian, Yetty melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bukit Bestari untuk mendapatkan perlindungan. Segera, aparat kepolisian mengamankan pelaku, beserta barang bukti.

“Barang bukti yang diamankan, 1(satu) bilah pisau dapur yang telah patah dari tangkainya, dan 1 (satu) bilah pisau yang telah bengkok,” tukasnya.

Saat ini pelaku diamankan Polsek Bukit Bestari, dengan jeratan kasus penganiayaan kedalam pasal 351 KUHP. (Aji Anugraha)

Baca juga :

Top