''

Toilet Umum Puskesmas Ini “Kotor” dan “Jorok”

– Pasien Mengeluh Ketika Berobat

Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Tanjungpinang di Jalan Ir. Juanda (Pancur-red) Kota Tanjungpinang

Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Tanjungpinang di Jalan Ir. Juanda (Pancur-red) Kota Tanjungpinang

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Fasilitas Umum (Fasum) yakni Toilet Umum Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Tanjungpinang di Jalan Ir. Juanda (Pancur-red) Kota Tanjungpinang kini dikeluhkan beberapa pasien hingga orang tua yang mengantarkan anaknya guna berobat di puskesmas ini.

Alasannya, beberapa Toilet dilantai 1 dan 2 yang berada di puskesmas ini terlihat “kotor”, “jorok”, kurang terawat dan “menjijikkan”. Bahkan ada salah satu toilet yang digunakan untuk buang air kecil dan besar ditemukan kotoran manusia.

Orang tua pasien yang meminta namanya untuk tidak dipublikasikan, ketika membawa anaknya berobat terkejut melihat kondisi salah satu toilet kotor dan bau busuk disaat sang anak ingin buang air kecil.

“Waktu berada di Puskesmas ini disaat membawa anak saya berobat sakit batuk pilek, tiba-tiba anak saya sesak kencing. Disaat masuk ke salah satu WC (toilet-red), saya terkejut melihat Toilet dalam kondisi kotor, jorok, dan tersumbat. Bahkan masih ditemukan Tinja (kotoran manusia-red),” kata orang tua pasien ini kepada LintasKepri.com, Jumat (29/7).

Melihat hal itu, sang orang tua meminta anaknya untuk menahan buang air kecil. Bahkan saat pindah di Toilet bagian bawah juga menemukan hal yang sama.

Inilah Closed di salah satu Toilet Puskesmas Pancur yang masih ditemukan kotoran manusia. Foto diambil pada hari ini Jumat (29/7)

Inilah Closed di salah satu Toilet Puskesmas Pancur yang masih ditemukan kotoran manusia. Foto diambil pada hari ini Jumat (29/7)

Akhirnya pun orang tua pasien ini mengajak anaknya berbelanja di salah satu pasar swalayan di Jalan Ir. Sutami dan sang anak pun akhirnya buang air kecil disana.

“Setelah sampai di pasar swalayan, anak saya tak tahan lagi mau buang air kecil. Sehingga petugas swalayan menawarkan untuk menggunakan toilet yang ada di swalayan. Toilet di swalayan justru lebih bersih dari Puskesmas Pancur bang,” kritiknya.

Dia juga mengatakan ada salah satu pasien mengalami hal yang sama. Hingga akhirnya membeli air mineral gelas untuk buang air kecil dikarenakan kran air di toilet Puskesmas Pancur tak berfungsi.

“Tadi ada saya lihat pasien membeli air mineral gelas untuk digunakan membuang air kecil,” katanya.

Menurut penuturan petugas Klinik Bersalin Puskesmas Pancur menuturkan bahwa petugas kebersihan sedang cuti.

“Bapak-bapak yang biasanya membersihkan puskesmas lagi cuti bang,” kata petugas Klinik Bersalin.

Kepala Puskesmas Pancur, dr. Lisa R Riantuti, saat dihubungi melalui petugas Klinik Bersalin meminta LintasKepri.com datang kembali pada Senin (1/8) mendatang.

“Kata beliau hari Senin bisa dijumpai. Karena beliau besok mau ke Batam,” ujar petugas Klinik Bersalin menirukan ucapan Kepala Puskesmas Pancur, dr. Lisa R Riantuti.

Pantauan langsung LintasKepri.com di Puskesmas Pancur memang terlihat jelas beberapa Toilet Umum dalam kondisi kotor dan kurang terawat. Bahkan ada salah satu Toilet masih terdapat kotoran manusia didalam closed dan kran air juga tidak berfungsi.

Uniknya lagi, Toilet khusus karyawan terlihat cukup bersih. Beberapa pembersih Toilet juga ditemukan dan kran air juga terlihat berfungsi mengeluarkan air.

Toilet khusus karyawan terlihat cukup bersih

Toilet khusus karyawan terlihat cukup bersih

Kran air terlihat berfungi mengeluarkan air di Toilet khusus karyawan Puskesmas sedangkan untuk Toilet Umum justru tak berfungsi. Foto diambil pada hari ini Jumat (29/7)

Kran air terlihat berfungsi mengeluarkan air di Toilet khusus karyawan Puskesmas sedangkan untuk Toilet Umum justru tak berfungsi. Foto diambil pada hari ini Jumat (29/7)

Sebelumnya, Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah telah meresmikan penggunaan gedung baru Puskesmas Tanjungpinang di Pancur beberapa bulan lalu ditahun ini.

Peresmian Puskesmas ditandai dengan pemotongan pita di pintu utama Puskesmas.

Puskesmas tersebut direnovasi total dari bantuan Pemerintah Provinsi Kepri dengan menghabiskan anggaran miliaran rupiah pada 2015 lalu.

Selama proses renovasi, Puskesmas ini menggunakan rumah toko (ruko-red) di Jalan Ir. Juanda yang tak jauh dari lokasi Puskesmas. (Iskandar Syah)

Baca juga :

Top