''

Terapkan Kasda Online Pemko Tanjungpinang Teken MoU

Terapkan Kasda Online Pemko Tanjungpinang Teken MoU.

Terapkan Kasda Online Pemko Tanjungpinang Teken MoU.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik atau good governance, Pemerintah Kota Tanjungpinang sepakat bekerjasama dengan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI Perwakilan Provinsi Kepri dan Bank Riau Kepri untuk menerapkan aplikasi Kas Daerah (Kasda) Online Interface yang terintegrasi dengan aplikasi Sistem Manajemen Daerah (Simda).

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) ini dalam rangka optimalisasi pengelolaan keuangan Pemerintah Kota Tanjungpinang yang ditandatangani oleh Wakil Walikota Tanjungpinang, Syahrul, dan PT. Bank Riau Kepri dengan BPKP Kepri di Ballroom Hotel Harmoni Batam, Rabu (12/4).

Penerapan aplikasi Kasda online interface Simda keuangan menurut Syahrul sangat penting. Terutama dalam pengelolaan keuangan yang baik, transparansi dan akuntabel di Lingkup Pemko Tanjungpinang.

“Aplikasi ini sebagai kontrol terhadap proses penggunaan anggaran APBD, baik dari Kepala Daerah dan BPKP,” katanya.

Syahrul mengapresiasi Bank Riau Kepri dan BPKP atas terobosan modernisasi teknologi yang telah dilakukan.

Kerjasama ini merupakan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan di Kota Tanjungpinang.

Wakil Walikota Tanjungpinang, Syahrul saat foto bersama kepala daerah Kepri lainnya diacara menerapkan Kasda Online.

Wakil Walikota Tanjungpinang, Syahrul saat foto bersama kepala daerah Kabupaten di Kepri diacara penerapan Kasda Online.

Meski selama dua tahun berturut-turut Pemko Tanjungpinang meraih predikat WTP dari segi keuangan, Syahrul berharap kepada para petugas keuangan dan TPAPD dapat mempelajari aplikasi ini untuk diterapkan.

“Sebab, dalam penggunaannya ada beberapa indikator yang berubah dalam penilaian oleh BPKP, karenanya aplikasi ini harus benar-benar dipelajari,” ungkapnya.

Direktur Utama Bank Riau Kepri, Irvandi Gustari mengatakan, MoU ini sebagai kerjasama dan mendukung pembangunan pemerintah daerah melalui pelayanan kas secara online.

Secara teknologi Bank Riau Kepri siap untuk mendukung langkah maju pemerintah menuju good governance dalam penerapan e-goverment.

“Terimakasih kepada pemerintah daerah dan BPKP atas kepercayaannya kepada Bank Riau Kepri,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala BPKP RI Perwakilan Provinsi Kepri, Panijo menjelaskan Kasda Online untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Selain itu, aplikasi ini memudahkan pemantauan transaksi keuangan kas daerah, mempercepat proses pembayaran realisasi SP2D ke pihak ke tiga serta memudahkan pemda dalam melakukan rekonsiliasi keuangan.

“Kita manfaatkan IPTEK untuk mendorong terwujudnya good governance dengan mendukung pemda bekerjasama dengan bank milik daerah,” terangnya.

Simda pemerintah daerah yang sudah terintegrasi dengan BPKP saat ini sebanyak 431. Sementara di Provinsi Kepri dari 8 pemda, baru 5 Kabupaten/Kota yang menerapkan aplikasi ini yakni Kota Tanjungpinang, Kabupaten Karimun, Kabupaten Anambas, Kabupaten Lingga, dan Kabupaten Bintan.

Sedangkan Provinsi Kepri, Kabupaten Natuna dan Kota Batam belum menerapkan aplikasi ini.

“Mudah-mudahan pemda tersebut segera menyusul,” harapnya.

Acara pengembangan aplikasi Kasda online ini diikuti juga dengan penandatanganan MoU seluruh kepala daerah kabupaten yang ikut menerapkan aplikasi ini.

(Iskandar)

Baca juga :

Top