'

Tanjungpinang Operasikan Bus Rapid Transit

Bus Rapid Transit (BRT).

Bus Rapid Transit (BRT).

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Dua unit Bus Rapid Transit (BRT) dari lima unit bantuan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI), resmi beroperasi di Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau sejak Rabu (6/12).

Kehadiran bus tersebut menambah angkutan di luar Kota Tanjungpinang, khususnya wilayah Dompak dan Senggarang.

Peresmian bus ditandai dengan pemecahan kendi dan pemotongan pita oleh Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah yang dihadiri Direktur Angkutan Multimoda Kemenhub, Ahmad Wahyudi, Kepala Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang Bambang Hartanto, Kasatlantas, Ketua Organda Provinsi Kepri dan Kota Tanjungpinang di Terminal Sungai Carang Kantor Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang.

“Kehadiran bus ini akan lebih mempermudah urusan transportasi yang bisa dijangkau oleh masyarakat, terutama di wilayah yang sepi transportasi umum,” tutur Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Kamis.

Bus Rapid Transit diprioritaskan bagi masyarakat yang ingin menempuh perjalanan ke wilayah Dompak dan Senggarang.

Angkutan Bus Rapid Transit merupakan pola buy the service yang bertujuan memberikan pelayanan kepada masyarakat pengguna angkutan umum.

Adapun besaran tarif untuk trayek terminal Sungai Carang-Dompak, dan Terminal Sungai Carang-Senggarang dengan tarif flat, jauh dekat sama yaitu penumpang umum dewasa Rp4000, dan penumpang pelajar Rp2000.

lnky7884“Mudah-mudahan program ini memberikan kemudahan layanan angkutan umum bagi masyarakat dan para pemakai jasa angkutan umum di wilayah Kota Tanjungpinang. Mari kita dukung program ini untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat. Semoga BRT bermanfaat bagi masyarakat dan kita semua,” kata Lis.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang, Bambang Hartanto menjelaskan, sarana operasional BRT merupakan bantuan Kementerian Perhubungan berjumlah sebanyak 5 (lima) unit mobil bus.

“Untuk sementara kita operasionalkan dua unit mobil BRT. Bus ini memiliki kapasitas 20 tempat duduk dan 20 tempat berdiri yang dilengkapi dengan pendingin udara (AC),” kata dia.

Bambang mengatakan, rute/trayek dari Terminal Sungai Carang ke Dompak kurang lebih 20 Km. Rute Terminal Sungai Carang ke Senggarang lebih kurang 13 Km.

“Masing-masing rute untuk tahap ini melayani 5 kali PP (pulang-pergi) setiap hari, termasuk hari libur,” ungkapnya.

Sementara, tarif yang diberlakukan bagi penumpang umum sebesar Rp4000, dan pelajar Rp2000. Seluruh hasil operasional melalui penjualan karcis/tiket disetorkan ke kas daerah sebagai pendapatan daerah Kota Tanjungpinang.

“Operator BRT kita tugaskan PT. Bestari Indah Sepakat yang merupakan perusahaan gabungan atau konsorsium dari sembilan perusahaan yang bergerak di bidang transportasi di Kota Tanjungpinang,” terangnya.

Direktur Angkutan Multimoda Kemenhub, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub RI, Ahmad Wahyudi, mengharapkan operasional BRT dapat dimaksimalkan dan dipertahankan.

“Salah satunya dengan memperpanjang rute, bukan hanya di wilayah Kota Tanjungpinang,” ucapnya.

(Hum/Red)

Baca juga :

Top