''

Tambang Pasir Akan Beroperasi di Kepri

Pelantikan APPL dan APPD Kepri di salah satu hotel berbintang di Tanjungpinang

Pelantikan APPL dan APPD Kepri di salah satu hotel berbintang di Tanjungpinang

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Asosiasi Pengusaha Pasir Laut (APPL) dan Asosiasi Pengusaha Pasir Darat (APPD) Provinsi Kepri, kembali akan mulai mengoperasikan pengerokan hingga ekspor pasir laut dan  darat.

Hal itu direncanakan pada April 2017 mendatang.

Secara jelas Pemerintah Pusat telah mengeluarkan peraturan larangan ekspor pasir laut dan darat sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan Menteri No 2/M-DAG/PER/1/2007.

Ketua APPL Kepri, Herry Tousa mengatakan, jika pengoperasian tersebut terhadap pasir laut berjalan, masyarakat bisa sejahtera dan juga akan menambah Pendapatan Daerah (PAD) setempat.

“Akan banyak manfaatnya, baik kemasyarakat maupun untuk daerah,” katanya di sela-sela pelantikan APPL Kepri di salah satu Hotel berbintang di Tanjungpinang, Sabtu (10/12).

Selain itu, kata dia, jikapun pasir tak di keruk, akan menumpuk sehingga menyebabkan pendangkalan.

Pengkontrolan kegiatan tambang pasir ini sendiri, Herry meminta semua lapisan masyarakat ikut dan berperan aktif dalam pengawasan penambangan pasir.

“Peran aktif masyarakat sangat diperlukan dalam mengkontrol aktivitas ini,” tegasnya.

Senada disampaikan Ketua Panitia, Inan Riau Hasibuan. Menurut dia  potensi kekayaan alam termasuk pasir laut di Kepri sangat melimpah.

Sehingga, bila benar-benar dikelola dengan baik akan bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat banyak.

“Kita harus optimis. Sepanjang itu untuk kepentingan dan kebaikan masyarakat banyak kita harus maksimalkan. Begitu banyak potensi yang kita miliki, dan jika pasir ini pun tidak digali maka yang terjadi adalah pendangkalan,” tuturya.

Dirinya berharap APPL dan APPD Kepri bisa bersinergi dengan semua pihak untuk berjuang menggali potensi di daerah. (Iskandar)

Baca juga :

Top