''

Syahrul Harap Komite Sekolah dan Kepsek Dapat Cegah Pungli

Sosialisasi tentang Pungutan Liar (Pungli) ke guru-guru di Kota Tanjungpinang, Kamis (16/3) di Aula Arsip Kota Tanjungpinang.

Sosialisasi tentang Pungutan Liar (Pungli) terhadap guru-guru di Kota Tanjungpinang, Kamis (16/3) di Aula Arsip Kota Tanjungpinang.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Komite sekolah dan kepala sekolah yang ada di Kota Tanjungpinang diharapkan berperan aktif dalam mencegah praktek pungutan liar (pungli).

Hal itu dikatakan Wakil Walikota Tanjungpinang Syahrul saat membuka sosialisasi pencegahan dan pemberantasan Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang.

“Komite sekolah harus berperan aktif, karena banyak komite sekolah hanya datang pas penerimaan murid,” ucap Syahrul, Kamis (16/3) di Gedung Arsip Kota Tanjungpinang.

Sebagai mantan kepala sekolah (Kepsek) kata Syahrul, pihaknya tak ingin ada oknum yang mencoreng dunia pendidikan dengan tertangkapnya yang dilakukan oleh Tim Saber Pungli.

“Saya berharap bapak dan ibu sebagai pendidik, maka bapak dan ibu harus terhindar dari pungli,” tegasnya.

Dengan adanya sosialisasi ini, Syahrul berharap para guru dapat memahami sehingga tidak ada lagi aduan mengenai pungli di lingkungan Dinas Pendidikan.

“Dengan adanya sosialisasi ini bapak dan ibu dapat paham. Sehingga tidak ada lagi aduan tentang adanya praktek pungli di sekolah,” harapnya.

Kegiatan ini sendiri diikuti oleh guru-guru SD dan SMP se-Kota Tanjungpinang.

(Budi Arifin)

Baca juga :

Top