''

Setelah Diperintahkan Sekda, Inspektorat Akhirnya Terima Surat Disdukcapil

– Terkait Dugaan Pemalsuan Ratusan Blanko Kartu Keluarga

Ilustrasi Kartu Keluarga (KK).

Ilustrasi Kartu Keluarga (KK)

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Menindaklanjuti temuan kasus dugaan pemalsuan ratusan blanko Kartu Keluarga (KK) dan tanda tangan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tanjungpinang beberapa waktu lalu yang diduga dilakukan oleh oknum “A”, akhirnya Inspektorat Kota menerima surat dari Disdukcapil pada hari ini Senin, (18/7).

Sebelumnya juga, Sekda Tanjungpinang, Riono beberapa hari lalu telah menginstruksikan ke Inspektorat Kota Tanjungpinang melakukan penyelidikan mendalam di SKPD tersebut setelah mengetahui adanya oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) bertugas di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tanjungpinang berinisial “A” yang diduga memalsukan blanko KK.

“Saya minta kronologisnya dari Inspektorat untuk menulusuri habis masalah itu hingga tuntas,” kata Riono saat dikonfirmasi LintasKepri, Jumat (15/7) lalu.

Baca: Sekda Perintahkan Inspektorat Selidiki Pemalsuan KK di Disdukcapil

Plt Kepala Disdukcapil Kota Tanjungpinang, Eka Hanasarianto saat dikonfirmasi pada hari ini membenarkan telah melayangkan surat ke Inspektorat Kota Tanjungpinang guna melakukan pemeriksaan terhadap oknum “A”.

“Iya, hari ini surat sudah diantar ke Kantor Inspektorat Kota Tanjungpinang. Isinya untuk segera dilakukan tindakan dan penyelidikan terhadap okunum A,” kata Eka Hanasarianto saat dikonfirmasi LintasKepri melalui sambungan seluler, Senin (18/7).

Dikonfirmasi terpisah, melalui sambungan seluler, Sekretaris Inspektorat Kota Tanjungpinang, Jofrizal membenarkan bahwasanya surat dari Disdukcapil Tanjungpinang telah masuk di tempatnya bertugas.

“Surat laporan pengajuan untuk dilakukan pemeriksaan terhadap oknum A tersebut baru saja diterima Inspektorat hari ini,” katanya.

Jofrizal menjelaskan, surat tersebut saat ini telah di meja registrasi. Isinya meminta Inspektorat untuk melakukan audit dan pemeriksaan terhadap berkas laporan pengajuan pemeriksaan terhadap oknum A terlebih dahulu serta menunjuk auditor dalam melakukan pemeriksaan.

“Kita (Inspektorat,red) pelajari dahulu suratnya. Dilakukan upaya pemeriksaan secepatnya karena kita baru menerima surat hari ini,” tegasnya lagi. (Aji Anugraha)

Baca juga :

Top