'

Satu Dari Lima Penumpang yang Belum Ditemukan Kerja di Dinas Pemko

Ambalis (mengenakan kopiah Haji), ayah dari Wawan yang belum ditemukan yang ikut dalam rombongan pompong tenggelam.

Ambalis (mengenakan kopiah Haji), ayah dari Wawan yang belum ditemukan yang ikut dalam rombongan pompong tenggelam.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Satu dari lima penumpang yang ikut dalam rombongan pompong tenggelam sekitar pukul 09:30 WIB, Minggu (21/8) yang hingga kini belum juga ditemukan, bekerja di Dinas Kebersihan Kota Tanjungpinang.

Ia bernama Wawan (25) warga Penyengat, setelah sang ayah (Ambalis) mengetahui bahwa anaknya ikut dalam pompong rute Tanjungpinang-Penyengat tersebut.

“Nak, sudah dibilang jangan pergi,” kata Ambalis dihiasi tetesan air mata saat dirinya mencari informasi keberadaan sang anak.

Menurut Sarah yang merupakan tante Wawan saat di jumpai LintasKepri.com mengatakan, Wawan bekerja di Dinas Kebersihan Kota Tanjungpinang. Namun Sarah tidak menjelaskan posisi Wawan sebagai apa dan berstatus apa di Dinas Kebersihan Kota Tanjungpinang ini.

Sebelum Wawan berangkat kerja dari Penyengat ke Tanjungpinang sudah dilarang orang tuanya karena cuaca kurang bersahabat.

“Tadi pagi sudah dilarang bapaknya jangan berangkat,” kata Sarah.

 Sarah yang merupakan tante Wawan.

Sarah yang merupakan tante Wawan.

Pihak keluarga mendapat informasi dari warga bahwasanya ada sebuah pompong yang tenggelam.

“Cuma mendapat informasi dari warga bahwa ada pompong tenggelam, tapi tidak tahu bahwa Wawan didalam pompong itu,” ungkap Sarah.

Selang beberapa menit, ada warga yang memberitahu bahwa Wawan ikut di pompong tersebut. Mendengar informasi yang didapat, tetesan air mata keluarga pun tak terbendungkan lagi.

“Sudah saya kasih tahu anak saya,” kata ayah korban meneteskan air mata saat mencari informasi keberadaan anaknya di Tepi Laut tepatnya di depan gedung daerah. (Afriadi/syah)

Baca juga :

Top