'

Raih Adipura, Petugas Kebersihan Tanjungpinang Dapat Insentif 400 Ribu

Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah saat memberikan insentif sebesar Rp400 Ribu ke petugas kebersihan setelah berhasil membawa pulang Adipura Kategori Kota Sedang.

Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah saat memberikan insentif sebesar Rp400 Ribu ke petugas kebersihan setelah berhasil membawa pulang Adipura Kategori Kota Sedang.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Sebanyak 530 orang berprofesi sebagai petugas kebersihan di Kota Tanjungpinang menerima insentif sebesar Rp400.000. Uang itu merupakan berkah setelah Kota Tanjungpinang menerima piala Adipura kategori Kota Sedang dari 122 kabupaten/kota lainnya di Indonesia.

Piala tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya kepada Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Rabu (2/8) malam di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta kemarin.

Penyerahan insentif sebagai bentuk jasa kepada pasukan kuning dalam mewujudkan kebersihan di kota ini. Insentif diberikan langsung secara simbolis oleh Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang, Lis-Syahrul, Jumat (4/8) di Gedung Gonggong usai Adipura diarak keliling kota dari Bandara Raja Haji Fisabilillah dan berakhir di Gedung Gonggong.

“Sebenarnya apa yang didapatkan oleh petugas kebersihan tersebut tidak sebanding dengan kinerja dalam memperoleh Adipura,” nilai Lis.

Selain itu, kata dia, keberhasilan meraih Adipura tak terlepas dari peran seluruh masyarakat, OPD terkait untuk menjaga dan menciptakan kebersihan di wilayah Kota Tanjungpinang.

Walikota, Wakil Walikota, Sekda, dan OPD saat foto bersama Petugas Kebersihan Kota Tanjungpinang di Gedung Gonggong, Jumat (4/8).

Walikota, Wakil Walikota, Sekda, dan OPD saat foto bersama Petugas Kebersihan Kota Tanjungpinang di Gedung Gonggong, Jumat (4/8).

Lis menegaskan, menjaga kebersihan bukan semata-mata untuk memperoleh piala Adipura. Akan tetapi bagaimana masyarakat Tanjungpinang bisa menjaga dan menciptakan lingkungan tetap bersih.

“Penghargaan ini yang merasakan adalah petugas kebersihan, OPD, Camat, Lurah, perangkat RT/RW, serta lapisan masyarakat karena hasil kerja keras mereka dalam menjaga kebersihan lingkungan diapresiasi oleh pemerintah pusat. Jadi, ada rasa kepuasan sendiri yang mereka rasakan,” paparnya.

Kata Lis tahun ini adalah tahun terakhir dirinya bersama Syahrul dalam memimpin Tanjungpinang sehingga Adipura dapat dipertahankan.

“Adalah tahun terakhir masa kepemimpinan saya bersama pak Syahrul. Penghargaan ini bukan kerjaan kami. Saya dan Pak Syahrul hanya manajerial, dan ini murni hasil kerja keras, kerja ikhlas, kerja cerdas dari seluruh elemen masyarakat Tanjungpinang,” katanya.

(Iskandar)

Baca juga :

Top