''

PT Pelindo I Teken Perjanjian Kerjasama dengan BUMD

GM Pelindo I cabang Tanjungpinang, I wayan Wirawan saat menandatangani kerjasama dengan BUMD Tanjungpinang yang ditandatangani Dirut Asep Nana Suryana disaksikan langsung Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Senin (6/3).

GM Pelindo I cabang Tanjungpinang, I Wayan Wirawan saat menandatangani kerjasama dengan BUMD Tanjungpinang yang ditandatangani Dirut Asep Nana Suryana disaksikan langsung Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Senin (6/3).

Tanjungpinang, LintasKepri.com – PT. Pelindo I (Persero) cabang Tanjungpinang menandatangani perjanjian kerjasama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Tanjungpinang terkait kerjasama pengelolaan pass terminal penumpang dalam dan luar negeri Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang di Gedung Gonggong Taman Laman Boenda Tepi Laut, Kota Tanjungpinang, Senin (6/3/2017).

Penandatanganan perjanjian kerjasama ini dilakukan oleh General Manager (GM) PT. Pelindo I Cabang Tanjungpinang, I Wayan Wirawan bersama Dirut BUMD Tanjungpinang, Asep Nana Suryana dengan disaksikan langsung Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, Unsur Pimpinan Forkominda serta sejumlah awak media.

Sebelumnya, I Wayan menyerahkan sharing penjualan pass terminal penumpang dalam dan luar negeri di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) sejak bulan Mei 2013 sampai dengan Oktober 2016 sebesar Rp4,590 Miliar kepada Walikota Tanjungpinang.

Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah mengharapkan sinergisitas antara PT. Pelindo dengan BUMD untuk bisa memberi manfaat bagi pembangunan di Kota Tanjungpinang.

“Kami berharap penandatanganan kerjasama yang dilakukan BUMD bisa menginisiasi PT. Pelindo untuk memberi kontribusi dan sumbangsihnya terhadap pembangunan dan ekonomi kerakyatan di Kota Tanjungpinang,” katanya.

Dijelaskan Lis, kerjasama ini telah melalui proses yang begitu panjang, terutama dalam menentukan titik temu dari aspek legalitasnya.

“Alhamdulillah dengan difasilitasi Kajari dan Kepolisian akhirnya permasalahan ini menemukan win win solution yang menguntungkan kedua belah pihak, pemerintah memperolehi pendapatan daerah, dan urusan bisnis pihak Pelindo berjalan dengan lancar. Untuk itu, saya ucapkan terimakasih kepada Bapak Kajari, Kepolisian serta pihak terkait, sehingga permasalahan ini dapat terselesaikan dengan baik,” paparnya.

Lis menginginkan adanya pengawasan yang baik. Dengan kerjasama ini, sistemnya tak dilakukan melalui tangan ke tangan, tetapi melalui Bank ke Bank sehingga mudah dipertanggungjawabkan dan transparan.

Untuk kewajiban PT. Pelindo terdahulu yang diserahkan ke Pemko Tanjungpinang akan disetor ke kas daerah yang nantinya akan dimanfaatkan bagi pembangunan Kota Tanjungpinang.

Ditempat yang sama, General Manager PT. Pelindo I (Persero) cabang Tanjungpinang, I Wayan Wirawan mengatakan, perjanjian kerjasama pengelolaan pass terminal penumpang pelabuhan yang dilakukan ini merupakan hasil rapat yang sudah disepakati bersama.

“Penandatanganan perjanjian kerjasama ini merupakan moment penting bagi Pelindo dan pemerintah daerah. Kerjasama ini bisa dimanfaatkan untuk pembangunan di Kota Tanjungpinang,” ungkapnya.

Kedepan, sambung Wayan, Pelindo akan berupaya memperbaiki dan meningkatkan fasilitas di pelabuhan Sri Bintan Pura.

“Saya atas nama Direksi mengucapkan terimakasih atas dukungan masyarakat, stakeholder, pemerintah daerah serta media. Apa yang menjadi niat manajemen dapat diterima dengan baik,” kata dia.

Perjanjian kerjasama pengelolaan pass terminal penumpang di pelabuhan ini mulai berlaku pada 1 Juni 2017. Untuk pass terminal penumpang internasional, pasport WNA sebesar Rp60000, sedangkan pasport WNI sebesar Rp40000. Sementara pass terminal penumpang domestik sebesar Rp5000.

(hum/red)

Baca juga :

Top