''

PPM Ingin Jadi Garda Terdepan NKRI

Halal Bi Halal Keluarga Besar Pemuda Panca Marga Kota Tanjungpinang dengan tema "Mempererat silaturahmi sesama umat" di Gedung Veteran Jalan Basuki Rahmat Kota Tanjungpinang, Selasa (25/7).

Halal Bi Halal Keluarga Besar Pemuda Panca Marga Kota Tanjungpinang dengan tema “Mempererat silaturahmi sesama umat” di Gedung Veteran Jalan Basuki Rahmat Kota Tanjungpinang, Selasa (25/7).

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Kota Tanjungpinang, Ade Angga ingin PPM menjadi garda terdepan dalam menjaga dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Saya ingin PPM menjadi yang terdepan dalam membina dan menjaga NKRI,” katanya dalam pidato sambutan Halal Bi Halal Keluarga Besar Pemuda Panca Marga Kota Tanjungpinang dengan tema “Mempererat silaturahmi sesama umat” di Gedung Veteran Jalan Basuki Rahmat Kota Tanjungpinang, Selasa (25/7).

Dia menilai PPM harus bisa menjadi benteng terakhir dalam menjaga NKRI terlebih ditengah gencarnya pengaruh Media Sosial (Medsos) yang dengan mudah mempengaruhi pola pikir masyarakat.

Ade juga menyebut Medsos menjadi tantangan dalam menjaga Bhinneka Tunggal Ika.

“Karena ada beberapa oknum sekelompok orang yang memanfaatkan Medsos (media sosial) untuk memperkeruh suasana di negara ini,” kata dia.

Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Kota Tanjungpinang, Ade Angga.

Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Kota Tanjungpinang, Ade Angga.

Ade Angga yang juga menjabat Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang menuturkan bahwa PPM adalah sekelompok orang yang merupakan keturunan keluarga besar veteran TNI/Polri yang mewarisi semangat perjuangan orangtua terdahulu.

“Tentu kita tidak ingin hanya sebagai pewaris biologis saja, namun kita juga harus mewarisi semangat orang tua kita dulu yakni menjadi terdepan dalam menjaga NKRI dan merawat kesatuan dalam membangun republik ini,” ungkapnya.

Pria yang juga Ketua DPD Partai Golkar Tanjungpinang ini mengaku bahwa yang menjadi tantangan terbesar masyarakat Indonesia saat ini adalah pengaruh Media Sosial yang telah membentuk opini masyarakat dengan mengedepankan perasaan, jiwa dan pikiran daripada rasionalisasi dalam memilih atau menentukan pilihan pemimpin.

“Tantangan terbesar kita di zaman medsos ini dimana orang lebih mengedepankan perasaan jiwa dan pikiran daripada rasionalis. Dimana pengaruh medsos sangat mempengaruhi pikiran orang, medsos telah menjadi tantangan tersendiri untuk merawat NKRI,” tuturnya.

Ade Angga menambahkan, PPM akan selalu memproduksi calon-calon pemimpin di negara Indonesia khususnya Tanjungpinang dengan melakukan pelatihan dan pembinaan pada setiap anggota PPM seperti baris berbaris hingga latihan menembak dibawah bimbingan TNI/Polri.

(Iskandar)

Baca juga :

Top