'

PLN Dinilai Kurang Terbuka Soal Listrik di Tanjungpinang

Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah.

Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menilai Perusahaan Listrik Negara (PLN) kurang terbuka soal penyampaian informasi pemadaman hingga permasalahan listrik yang terjadi beberapa hari ini di Kota Tanjungpinang.

“PLN harus terbuka kepada publik dalam menyampaikan dan memberikan informasi,” kata Lis, Senin.

Sangking geramnya, Lis menyebut bahwa PLN juga tak pernah memberitahu kepadanya soal pemadaman listrik yang terjadi secara mendadak.

“Saya sendiri saja juga tidak pernah dikasih tau oleh pihak PLN tentang masalah listrik hingga pemadaman,” tegasnya.

Lis juga mengkritik kinerja PLN. Kata dia disaat peserta didik menghadapi Ujian Nasional (UN) kembali terjadi pemadaman secara mendadak.

“Lucu saja, setiap mau Ujian Akhir Nasional di SMA/SMK sederajat harus terjadi mati lampu seperti ini,” ucapnya.

Ditanya apakah ada jaminan dari PLN, Lis mengatakan wewenang ada pada pihak PLN.

“Tanya PLN lah, mereka yang punya kerja kenapa kita yang jaminkan, enak betul lah kalau macam gitu,” kesalnya.

Lis mengajarkan PLN agar mengundang LSM, Ormas, OKP dan masyarakat untuk berbicara bagaimana kondisi kelistrikan sebenarnya di Tanjungpinang dan Bintan.

“Setidaknya kalau terjadi kejadian-kejadian tertentu masyarakat sudah paham,” tuturnya.

Lis telah menyampaikan permasalahan listrik tersebut kepada Kanwil PLN saat rakor bersama Gubernur Kepri belum lama ini di gedung daerah.

“Setelah saya jumpa Kanwil PLN saat rakor dengan gubernur dan juga bersama kepala daerah lainnya kemarin, saya sampaikan kepada beliau, tolonglah diinformasikan kepada masyarakat tentang yang terjadi di PLN sebenarnya,” paparnya.

Seharusnya, kata Lis, PLN mempunyai Humas yang baik dan bisa berkomunikasi.

“Sampaikanlah ke masyarakat maupun dengan kawan-kawan wartawan. Intinya keterbukaan publik yang harus dilakukan oleh PLN,” tutupnya.

(Iskandar)

Baca juga :

Top