Peringatan Detik-Detik Proklamasi di Kepri Khidmat

Upacara Detik-Detik Proklamasi di pimpin langsung Gubernur Kepri Nurdin Basirun

Upacara Detik-Detik Proklamasi di pimpin langsung Gubernur Kepri Nurdin Basirun

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-71 tingkat Provinsi Kepulauan Riau terlaksana dengan khidmat, Rabu (17/8/2016) bertempat di halaman Gedung Daerah, Tepi Laut, Tanjungpinang.

Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada kesempatan ini. Sedangkan yang bertindak sebagai Komandan Upacara adalah Mayor Marinir Wira D.S LumbaN Gaol. Adapun pembacaan naskah teks Proklamasi Kemerdekaan RI dilakukan oleh Ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak.

Suasana khidmat mulai terasa manakala sirene peringatan detik-detik proklamasi di dengungkan selama sekitar 60 detik dan disambut dengan suara klakson kendaraan di jalanan.

Suasana khidmat semakin terasa manakala para siswa dan siswi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) mulai melakukan tugasnya. Para tamu undangan seperti dihipnotis selama prosesi pengibaran bendera merah putih. Semua mata tajam menatap derap langkah dan semua berharap pengibaran bendera Merah Putih terlaksana dengan sempurna di momen yang spesial ini.

 Gubernur Kepri Nurdin Basirun berfoto bersama pejuang (Veteran)


Gubernur Kepri Nurdin Basirun berfoto bersama pejuang (Veteran)

Momen pengibaran bendera merah putih sendiri merupakan bagian terpenting di setiap peringatan detik-detik proklamasi setiap tahunnya. Bahkan kesalahan kecil sekalipun yang dilakukan oleh Paskibraka akan berdampak terhadap kurang khidmatnya peringatan hari bersejarah Bagi bangsa Indonesia ini.

Seluruh elemen dan lapisan masyarakat hadir di peringatan detik-detik proklamasi ini.

Pada akhir upacara pembacaan doa dipimpin oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Kepri Marwin Jamal. Yang mana, pada kesempatan ini dalam doanya Marwin memohon kepada Allah SWT agar momen kemerdekaan RI ke-71 ini menjadi ajang untuk bangsa Indonesia bersatu padu, saling menyokong, saling menyerukan kebaikan dan memohon agar bangsa Indonesia bisa memanfaatkan sumber daya alam yang dimiliki bangsa ini bisa dikelola dan dimanfaatkan dengan baik dan penuh tanggungjawab. Sehingga kesejahteraan bisa dirasakan secara merata. (hum/red)

Baca juga :

Top