'

Pelaku Pengeroyokan Mahasiswa Stisipol Tanjungpinang Batal Diumumkan

-Wakapolres : Kita Masih Melakukan Pemeriksaan

Suasana Aksi demontrasi damai yang dilakukan mahasiwa Stisipol di Makopolres Tanjungpinang

Suasana Aksi demontrasi damai yang dilakukan mahasiwa Stisipol di Makopolres Tanjungpinang

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Kepolisian Resort (Polres) Tanjungpinang membatalkan janji bakal mengumumkan siapa tersangka pelaku pengeroyokan terhadap tiga mahasiswa di lingkungan kampus Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (Stisipol) Raja Ali Haji, Tanjungpinang, yang saat ini masih dirawat di RSUP Kepri, Tanjungpinang.

Wakil Kepala Kepolisian Resort (Wakapolres) Tanjungpinang Kompol I Wayan Sudarmaya saat ditemui di Markas Polres (Makopolres) Tanjungpinang, Senin (15/2) sore tadi, menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan pemeriksaan khususnya yang terlibat kasus pemukulan tersebut.

“Kita masih melakukan pemeriksaan,” kata I Wayan.

Polres Tanjungpinang, sambung I Wayan, merencanakan akan mengusahakan temu press (press rilis) besok, Selasa (16/2), terkait hasil janji Kapolres yang bakal mengumumkan siapa nama pelaku pengeroyokan mahasiswa Stisipol.

“Besok diusahakan press rilisnnya,” tutup I Wayan.

Sebelumnya diberitakan, Sore ini juga, Senin (15/2), Kepolisian Resort (Polres) Tanjungpinang berjanji bakal merilis siapa nama pelaku penyerangan terhadap tiga mahasiswa di lingkungan kampus Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (Stisipol) Raja Ali Haji, Tanjungpinang, yang saat ini masih dirawat di RSUP Kepri, Tanjungpinang.

Demikian dikatakan Kapolres Tanjungpinang AKBP Kristian P Siagian kepada wartawan di Markas Polres Tanjungpinang, Senin (15/2).

“Kita akan memproses dengan tuntas kasus tersebut, mungkin sore nanti kita sudah umumkan pelaku penyerangan terhadap mahasiswa tersebut,” kata Kristian.

Polisi, tegas Kristian, tidak akan gentar kepada siapapun dan bakal memproses tuntas kasus tersebut secara hukum.

“Saya tidak akan gentar terhadap otak pelaku, saya juga punya otak kok, tapi yakinlah kita tetap proses secara tuntas kasus ini,”tambah Kritian.

Sikap resmi dari Polres tersebut disampaikan Kristian menjawab tuntutan dari ratusan mahasiswa yang tengah menggelar aksi damai di Markas Polres Tanjungpinang di Jalan Ahmad Yani, Batu 5 atas Tanjungpinang. Mahasiswa gabungan dari Stisipol Raja Ali Haji itu menuntut pihak Polres agar menangkap pelaku penyerangan kampusnya.

Jika tidak diindahkan pihak kepolisian, ratusan mahasiswa mengancam akan kembali menggelar aksi yang sama dengan massa yang lebih besar serta menduduki Polres Tanjungpinang dengan memasang tenda. (Aliasar)

Baca juga :

Top