''

Pasca Diterjang Puting Beliung, Lima Tenda Terpasang di RPTC

Petugas Tagana Kepri terlihat memasang tenda darurat pasca angin puting beliung menerjang RPTC Jalan Sei Timun Senggarang Kota Tanjungpinang, Kamis (23/2) siang.

Petugas Tagana Kepri terlihat memasang tenda darurat pasca angin puting beliung menerjang RPTC Jalan Sei Timun Senggarang Kota Tanjungpinang, Kamis (23/2) siang.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Petugas Taruna Siaga Bencana (Tagana) Provinsi Kepulauan Riau memasang lima tenda di seputaran Rumah Perlindungan Trouma Centre (RPTC) Jalan Sei Timun Km 14 Senggarang, Tanjungpinang. Tenda ini dibangun pasca bangunan RPTC diterjang angin puting beliung yang terjadi pada Kamis (23/2) sekitar pukul 11:30 WIB tadi.

Tenda itu diperuntukan bagi penghuni WNI Migran Korban Perdagangan Orang (MKPO) yang ditampung di RPTC. Karena beberapa ruangan didalam penampungan rumah ini rusak akibat diterpa bencana alam tersebut.

Salah satu bangunan perkantoran di Rumah Penampungan WNI MKPO Km 14 Senggarang yang terlihat rusak pasca diterjang Angin Puting Beliung, Kamis (23/2).

Salah satu bangunan perkantoran di Rumah Penampungan WNI MKPO Km 14 Senggarang yang terlihat rusak pasca diterjang Angin Puting Beliung, Kamis (23/2).

“Tenda ini untuk penghuni RPTC bang. Didalam area RPTC 4, diluar 1,” kata seorang anggota Tagana.

Sedangkan menurut petugas RPTC Kemensos RI, Aryudha Yalasandi, menuturkan bahwa kejadian itu telah dilaporkan ke pemerintah pusat.

“Sebelumnya kita sudah beritahu ke pemerintah pusat. Besok rencananya Direktur Rehabilitasi Sosial, Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang datang melakukan peninjauan ke sini,” katanya.

Kata Yudha angin puting beliung yang menerjang Rumah Penampungan WNI MKPO berlangsung cepat dalam hitungan detik. Angin itu datang secara tiba-tiba.

Pada saat kejadian para TKI sedang menunggu makan siang dan ada yang bersantai. Atap bangunan rumah penampungan ini sempat bergoyang dan motor bergeser dari tempat awal.

img20170223163227

Petugas Tagana Kepri terlihat memasang tenda darurat pasca angin puting beliung menerjang RPTC Jalan Sei Timun Senggarang Kota Tanjungpinang, Kamis (23/2) siang.

Pihaknya belum dapat memastikan berapa kerugian yang ditaksir serta berapa persen bagian bangunan yang rusak.

“Kerugian belum dapat dipastikan. Berapa persen bangunan yang rusak juga belum dapat dipastikan. Kita masih melakukan pendataan,” ungkap Yudha.

Dia memberitahu saat ini bagian bangunan yang rusak yakni atap, spandek, gipsum, aula, kantor, dan gedung penampungan WNI MKPO.

“Kita sudah beritahu sama direktur pusat mengenai bencana alam ini dan juga meminta melakukan perbaikan secepatnya. Karena bangunan ini yang bangun adalah pemerintah pusat,” kata Yudha lagi.

Adapun korban jiwa dalam peristiwa tersebut yakni Tukiman (42) asal Jember Jawa Timur. Ia menderita dua luka sobek di bagian perut akibat serpihan kaca, dan satu luka di paha sebelah kiri.

Selain itu juga pada bagian jari kaki sebelah kanan mengalami hal yang sama. Kondisinya saat ini telah membaik karena sempat dilarikan ke puskesmas terdekat.

(Iskandar)

Baca juga :

Top