''

Nurdin dan Jumaga Terima Brevet Penyelam

Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun dan Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak mendapat Brevet kehormatan penyelam dari Batalyon Marinir 10/Satria Bumi Yudha.

Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun dan Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak mendapat Brevet kehormatan penyelam dari Batalyon Marinir 10/Satria Bumi Yudha.

Batam, LintasKepri.com – Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun dan Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak mendapat Brevet kehormatan penyelam dari Batalyon Marinir 10/Satria Bumi Yudha.

Penyematan brevet ini disejalankan dengan penutupan pendidikan dasar resimen mahasiswa Mahabahari Provinsi Kepri di Markas Yonmar 10, Pulau Setokok, Senin (8/5).

Mendapat brevet, Nurdin dan Jumaga tentunya gembira. Ia juga berharap TNI dapat ikut menjaga kesatuan Indonesia.

“Terimakasih atas penghargaan ini. Kepada Marinir, mari terus kita jaga NKRI ini,” kata Jumaga.

Sebelumnya, Gubernur Provinsi Kepri Nurdin Basirun dalam pesannya saat menutup pendidikan dasar meminta agar mahasiswa dapat menerapkan ilmunya di masyarakat.

“Budaya bahari adalah budaya disiplin. Jika diterapkan akan dapat dinikmati dan memberi manfaat bagi pembangunan,” kata Nurdin.

Atas dasar itulah ia bersama DPRD Kepri mendukung kegiatan pendidikan ini tetap berkelanjutan.

“Terimakasih kepada Ketua DPRD Kepri dan anggotanya karena telah menganggarkan pendidikan ini,” katanya.

Pemprov Kepri, kata dia akan terus mengadakan kegiatan sejenis. Pada 17 Mei mendatang melepas 300 mahasiswa bahari mengelilingi pulau-pulau terluar. Nantinya, mahasiswa ini akan diajarkan pengenalan bahari Indonesia.

Pendidikan dasar resimen mahasiswa ini sendiri dimulai sejak 22 April lalu. Adapun mahasiswa yang mengikuti pelatihan ini sebanyak 76 orang yang berasal dari sembilan perwakilan perguruan tinggi se-Kepri.

Para pelatih untuk diklat ini sebanyak 12 orang yang terdiri dari tiga Perwira, enam Bintara dan sisanya Tamtama. Para senior Menwa juga dilibatkan sebagai pendidik dalam diklat dasar tersebut.

Adapun materi pendidikan meliputi pengenalan matra darat dan laut, pengetahuan tempur dasar, dan pengenalan bela negara. Para peserta juga diberi pengetahuan senjata dasar, menembak, upacara dan tata cara jam militer. (*)

Baca juga :

Top