'

Menpan-RB Mengharapkan Polisi Kurangi Kesan “Angker” di Masyarakat

Menpan-RB RI, Yuddy Chrisnandi bersama Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, Kapolres Tanjungpinang, AKBP Kristian P Siagian dan Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, beserta Anggota Kepolisian Polres Tanjungpinang, saat berfoto bersama di halaman Makopolres Tanjungpinang, Kamis (2/6)

Menpan-RB RI, Yuddy Chrisnandi bersama Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, Kapolres Tanjungpinang, AKBP Kristian P Siagian dan Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, beserta Anggota Kepolisian Polres Tanjungpinang, saat berfoto bersama di halaman Makopolres Tanjungpinang, Kamis (2/6)

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Yuddy Chrisnandi mengatakan bahwa menurut hasil survei yang dilakukan Kementerian PANRB, masyarakat di Tanjungpinang menghindar untuk berurusan dengan aparat kepolisian. Hal tersebut dikarenakan ada stigma di masyarakat yang mengakibatkan rasa takut untuk berhadapan dengan polisi.

“Coba bikin program sehingga kesan “angker” pada kepolisian berkurang,” ujar Menteri PANRB Yuddy saat blusukan di Makopolres Tanjungpinang, Kamis (6/2)

Menpan-RB RI, Yuddy Chrisnandi duduk bareng Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, Kapolres Tanjungpinang, AKBP Kristian P Siagian saat Blusukan di Makopolres Tanjungpinang, Kamis (2/6)

Menpan-RB RI, Yuddy Chrisnandi duduk bareng Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, Kapolres Tanjungpinang, AKBP Kristian P Siagian saat Blusukan di Makopolres Tanjungpinang, Kamis (2/6)

Yuddy juga mendorong kepolisian di Tanjungpinang untuk membuat kegiatan yang mendekatkan diri ke masyarakat.

“Coba polisi-polisi ini ngajarin ke murid-murid SD untuk baris-berbaris atau bikin Surat Izin Mengemudi (SIM) keliling. Supaya semakin akrab dan dekat dengan masyarakat,” lugasnya.

Dia berharap pelayanan publik di Tanjungpinang khususnya Polres Tanjungpinang semakin baik. Hal ini dikarenakan Tanjungpinang menjadi salah satu dari 57 role model pelayanan publik yang ditetapkan Kementerian PANRB.

“Tanjung Pinang menjadi salah satu model percontohan di Kepulauan Riau. Untuk itu, pelayanan publik khususnya yang berhubungan langsung dengan masyarakat harus ditingkatkan,” harapnya.

Sementara itu, Kapolres Tanjungpinang AKBP Kristian P Siagian mencoba memposisikan dirinya sebagai masyarakat, dan mencoba untuk membantu masyarakat, sesuai amanah Mentri sebelumnya.

Rencana Kapolres untuk membaur kepada masyarakat terus dilakukan dengan berbagai cara. Kata Kris, meskipun pendekatan secara persuasif terus dilalukan, dia berpandangan nilai hukum tetap harus dijalankan, sesuai dengan amanah.

“Dulu kita lakukan pagi hari, masyarakat kesal juga kalau pagi-pagi sudah buru-buru masih harus kena razia, oleh karena itu, sekarang kita lakukan di sore hari,” tukasnya.

Dalam blusukannya, Menteri turut didampingi Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, beserta jajaran SKPD tingkat Kota dan Provinsi Kepri. (Afriadi/red)

Baca juga :

Top