Masyarakat Jemaja Tolak Aktifitas PT KJJ

-Unras Tolak Penerbitan Amdal

Ratusan masyarakat Desa Ulu Maras, Kecamatan Jemaja Timur menggelar Unjuk Rasa di Kantor Desa Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Selasa (24/5).

Ratusan masyarakat Desa Ulu Maras, Kecamatan Jemaja Timur menggelar Unjuk Rasa di Kantor Desa Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Selasa (24/5).

Jemaja, LintasKepri.com – Menolak beraktifitasnya Perusahaan Pabrik Karet di desanya, ratusan masyarakat Desa Ulu Maras, Kecamatan Jemaja Timur menggelar Unjuk Rasa (Unras) di Kantor Desa Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Selasa (24/5).

“Kami menolak aktifitas PT Kartika Jemaja Jaya (KJJ) yang akan membuka perkebunan karet di lahan seluas 3.605 Ha di Kecamatan Jemaja dan Jemaja Timur, yang saat ini telah melakukan proses pembibitan Karet di lahan seluas 1,7 Ha,” ungkap Kordinator Unras, Samsul Bahri dalam orasinya.

Menanggapi aksi Unras masyarakat itu, Kepala Dinas Pertanian Dan Kehutanan (Kadistanhut) KKA, Katharina, menyatakan menerima aspirasi massa dan akan menyampaikan kepada Bupati KKA.

Sementara itu, perwakilan Kantor Badan Lingkungan Hidup (BLH) KKA, Arif sofian menyampaikan saat ini sedang dilaksanakan proses Analisa Dampak Lingkungan (Amdal).

“Masih banyak proses yang harus dilalui PT KJJ untuk memperoleh ijin investasi perkebunan Karet di Kecamatan Jemaja dan Jemaja Timur Kabupaten Kepulauan Anambas,” ujarnya.

Setelah itu, massa Unras memberikan dokumen pernyataan penolakan kepada Tim Amdal, dan setelah memperoleh formulir Saran Pendapat dan Tanggapan (SPT) dalam waktu 10 hari yang ditandatangani oleh masyarakat yang terkena dampak guna memberi masukan pada Tim Amdal.

Hingga Berita ini diunggah, Direktur Operasional PT KJJ, Basyaruddin Idris alias Oom  belum membalas konfirmasi media ini. (Aji Anugraha)

Baca juga :

Top