''

Lis Tinjau Drainase, Sampah dan Penghijauan Di Tanjungpinang Timur

H. Lis Darmansyah, SH, Walikota Tanjungpinang saat meninjau drainase di Kampung Sidodadi, Kelurahan Batu IX, Kecamatan Tanjungpinang Timur. Foto: Aliasar (3007).

H. Lis Darmansyah, SH, Walikota Tanjungpinang saat meninjau drainase di Kampung Sidodadi, Kelurahan Batu IX, Kecamatan Tanjungpinang Timur. Foto: Aliasar (3007).

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Walikota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah, SH, bersama Kepala Dinas Kebersihan, Pertamanan dan pemakaman kota Tanjungpinang, Ir. H. Almazuar Amal, meninjau sejumlah titik, drainase, sampah serta penghijauan di Kelurahan batu IX kecamatan Tanjungpinang Timur, Kamis (30/07).

Selain didampingi Ir. H. Almazuar Amal, juga di dampingi oleh Asisten Kesejahteraan dan Kemasyarakatan, Drs. Ahadi, Kepala Dinas Tata Kota dan Pengawasan Bangunan Drs. Efiyar M.  Amin, dan Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Drs. Tengku Dahlan, MT serta Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Tanjungpinang Yuswandi, SH, M.Si.

Dilokasi tersebut, juga terlihat, Lurah Pinang Kencana, Camat Tanjungpinang Timur, serta dinas terkait lainya, ikut serta melakukan peninjauan di 6 titik drainase, sampah dan pengijauan di kelurahan Pinang kencana, Kecamatan Tanjungpinang Timur.

Sebelum melakukan peninjaun, para rombongan tersebut berkumpul di Jalan Adi Sucipto, Kilo meter 11 arah Kijang, tepatnya didepan Kios Jalal Tanjungpinang Timur.

Rombongan Walikota, terlebih dulu turun ke lokasi Kampung Sidodadi, Kelurahan Batu IX, mengakibatkan sejumlah Kepala SKPD terkait kebingungan mencarai lokasi yang ditinjau Lis.

Dilokasi Kampung Sidodadi, Lis memangil seorang lelaki yang mengaku marga Nasution, dan bertanya,” Ini tanah siapa pak.?” tanya H. Lis Darmansyah, SH, yang akrab disapa Lis.

Nasution menjawab,”Ini Tanah milik orang Singapura pak, saat ini pemilik tanah ini berada di Surabaya, cabang usahanya ada kok di Tanjungpinang,” terang lelaki paruh baya, yang mengaku penjaga lahan warga Singapura itu.

Selanjutnya lis berpesan ke penjaga tanah tersebut, “Kami mau permisi, drainase (Parit) disepanjang lokasi ini akan diperlebar oleh Pemko, jika parit ini tidak di perlebar, nantinya akan mengakibatkan  banjir, akhirnya diantara warga akan timbul keributan, tolong sampaikan ke pemilik tanah ini,” pinta Lis.(Aliasar)

Baca juga :

Top