'

Lis Lantik Direksi BUMD Kota Tanjungpinang Priode 2015-2019

H Lis Darmansyah SH, Walikota Tanjungpinang, saat memberikan sambutan diacara pelantikan Direksi BUMD, (23/09).

H Lis Darmansyah SH, Walikota Tanjungpinang, saat memberikan sambutan diacara pelantikan Direksi BUMD, (23/09).

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Walikota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah SH melantik Direksi BUMD yang baru, di Aula Lantai Kantor Walikota Tanjungpinang, jalan Daeng Marewa Senggarang kota Tanjungpinang, Rabu (23/09).

Direksi yang baru dilantik tersebut yakni, Dirut yang baru, Drs Asep Nana Suryana sebagai Dirut dan  Zonderfan, sebagai Direktur Operasional. Kedua nya diambil sumpah jabatan dihadapan sejumlah anggota DPR Kota Tanjungpinang, serta sejumlah SKPD Kota Tanjungpinang.

Diacara tersebut, Walikota Tanjungpinang H Lis Darmansyah SH mengatakan, Direksi BUMD kota Tanjungpinang, dibawah naungan PT Tanjungpinang Makmur Bersama, masa priode 2015-2019, diharapkan akan menghasilkan jajaran Direksi BUMD yang dapat meningkatkan, memberikan motifasi dalam usaha, dalam meningkatkan usaha dapat memberikan pemasukan untuk Daerah Kota Tanjungpinang.

“Atas nama pimpinan di jajaran Pemko Tanjungpinang, Saudara Drs Asep Nana Suryana sebagai Direktur Utama (Dirut) dan Zonderfan sebagai direktur Operasional, pada hari ini Rabu (23/09) yang telah dilantik, diambil sumpah, dengan diharapkan bahwa saudara-saudara dapat menjalankan tugas amanat dengan baik dan profesional, penuh tanggung jawab dilandasi dengan niat yang tulus, ihklas sebagai pengabdian terhadap rakyat, Bangsa dan negara,” pinta Lis.

Lis melanjutkan, jabatan pada dasarnya amanah yang harus dipertanggung jawabkan, baik secara institusional kepada pemerintah, secara moral kepada Allah SWT. Sehingga wajib dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab, sesuai dengan janji dan sumpah jabatan.

“Pembangunan yang sedang berjalan di Kota Tanjungpinang saat ini, berkembang ditandai dengan pembangunan infrastruktur seiring dengan peningkatan kepercayaan publik, dalam membangun kinerja pemerintah dan menciptakan iklim investasi daerah  kedepan yang lebih baik, memajukan perekonomian daerah dan kesejahteraan sebagai wujud pelaksanaan memajukan otonomi daerah yang dinamis,” papar Lis.

Dengan sebuah harapan dan pertanggung jawab, lanjut Lis, perlu adanya peningkatan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) salah satu tujuan pendirian BUMD selain sebagai sumber PAD juga bertujuan untuk mengembangkan kegiatan perekonomian. Pengelolaan BUMD harus didasari dengan pengelolaan sistim profesional, memiliki dasar-dasar ekonomi perusahaan yang sehat, efektif dan efisien serta tercapainya optimalisasi kinerja BUMD sehingga diperlukan orang-orang yang benar-benar mampu melaksanakan kinerja yang baik di BUMD secara Propesional.

“Saya sebagai penanam saham memberikan harapan, kepercayaan yang besar kepada Direksi dan dewan komisaris yang baru, agar dapat  menjalankan fungsinya sebagar developer yang mana harus mampu menunjukan kinerja yang menghasilkan nila-nilai tambah yang dapat diandalkan untuk meningkatkan perekonomian daerah,” ungkap Lis.

Lis menambahkan, BUMD bukan semata-mata perusahaan yang mengharapkan dengan apa yang sudah ada, atau dengan sektor ekonomi yang sudah ada, tetapi tidak semata-mata hanya tertumpu kepada aktivitas ekonomi makro, bekerja sama dengan baik dengan dinas Perindusrian dan Perdagangan, UKM dan Dinas terkait lainya, yang mana dapat dikembangkan dengan baik.(Aliasar)

Baca juga :

Top