KPPKE Gelar Kegiatan Pengembangan Teknologi Budidaya Secara Hidroponik

Lis Darmansyah, Walikota Tanjungpinang, membuka Kegiatan Pengembangan Teknologi Budidaya Secara Hidroponik, (14/9).

Lis Darmansyah, Walikota Tanjungpinang, membuka Kegiatan Pengembangan Teknologi Budidaya Secara Hidroponik, (14/9).

Tanjungpinang, Lintaskepri.com – Terbatasnya lahan pertanian dan rendahnya produktivitas, menuntut pemanfaatan lahan yang  dengan optimal. Dilatarbelakangi kondisi tersebut, Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian, Kehutanan dan Energi (KPPKE), mengadakan Kegiatan Pengembangan Teknologi Budidaya Secara Hidroponik. Bertempat di Aula Bulang Linggi Kantor Badan Perpustakaan , Arsip Daerah dan Museum, Senin (14/9).

Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menyampaikan bahwa budi daya tanaman dengan metode hidroponik merupakan sistem pertanian sederhana yang mudah dikerjakan.

“Dengan adanya pelatihan ini, tentunya Bapak dan Ibu dapat mempelajari dan menerapkan pengembangan tanaman dengan metode hidroponik. Jika berhasil membudidayakan sayuran dengan teknik tersebut, maka pemerintah Kota Tanjungpinang akan memberikan bantuan,” kata Lis.

Lis Darmansyah melanjutkan, nantinya setiap kelurahan memiliki satu produk unggulan, yang bisa dimanfaatkan untuk ketahanan pangan lokal, “Bukan tidak mungkin nanti akan dibentuk kelompok untuk selanjutnya dikembangkan dalam skala besar,” harap Lis.

Sebelumnya Kepala KPPKE, H. Adnan, S.Sos, dalam laporannya menyampaikan budidaya tanaman secara hidroponik bisa ditempatkan di pekarangan rumah tangga dengan berupa tanaman sayuran yang dapat dikonsumsi oleh anggota keluarga.

“Maksud dan tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan masyarakat tentang teknologi budidaya secara hidroponik, sehingga ketersediaan sayuran di Kota Tanjungpinang serta kemandirian masyarakat meningkat,” ujar Adnan.

Kegiatan Pengembangan Teknologi Budidaya Secara Hidroponik yang dihadiri oleh sekitar 300 Kepala Keluarga (KK) yang berasal dari seluruh kelurahan se-Kota Tanjungpinang tersebut direncanakan berlangsung selama 2 (dua) hari, tanggal 14-15 September 2015, berupa penyampaian materi dan praktek lapangan.(Hum/Red)

Baca juga :

Top