Korban Terakhir Pompong Tenggelam Ditemukan

Korban Terakhir Pompong Tenggelam Ditemukan, Senin (22/8) pukul 12.45 WIB

Korban Terakhir Pompong Tenggelam Ditemukan, Senin (22/8) pukul 12.45 WIB

Tanjungpinang, Lintaskepri.com – Subagio (56) korban terakhir tenggelamnya Pompong tujuan Tanjungpinang-Penyengat, Minggu (21/8) berhasil ditemui Tim Basarnas Kepri, di tengah perairan Pulau Penyengat, Senin (22/8) pukul 12.45 WIB.

Subagio ditemukan tidak jauh dari lokasi tenggelamnya Pompong tersebut, dengan kondisi tubuh masih utuh. Beserta identitas yang terdapat didalam dompetnya yang masih melekat di saku celana belakang.

“Jenazah masih baik dan tidak terlalu sulit dikenali, dengan identitas sesuai KTP, Subagio (56) pekerjaan buruh dengan alamat Kilometer 18 Kijang, Jalan Nusantara, Kabupaten Bintan,” ungkap Kapolres Tanjungpinang, AKBP Joko Bintoro saat Konfrensi Press di Posko Bantuan, Ocean Corner, Senin (22/8).

Lanjutnya, menjelaskan saat ini Korban terkahir sudah berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Kepri.

“Alhamdulillah semua selesai pada hari ini dam berhasil diidentifikasi fisik dari pihak keluarga korban atas nama Muhammad Rohib sudah berada di Rumah Sakit,” jelasnya.

Dengan keseluruhan jumlah korban pompong tenggelam yang diduga 17 orang sudah ditemukan, 15 meninggal dunia sementara 2 lainnya masih dirawat di RSUD Tanjungpinang.

“Keseluruhan korban sudah dipastikan dari hasil penyelidikan, 15 dewasa 1 anak dan 1 tekong kapal. Sementara kasus ini  masih dalam penyelidikan, ada sekitar lima saksi, dan saksi itu masih diseputaran pemberangkatan kapal pompong tersebut,” jelas Kapolres.

Mengakhiri Konfrensi Pressnya, Kapolres berpesan kepada masyarakat Tanjungpinang untuk memperhatikan apabila menyebrang diperairan laut.

“Kalau kita mau menyebrang tolong dilihat lagi cuaca dan kondisi alam begitu cepat berubah,” tukasnya.

-Posko Penyelematan Ditutup

Dengan ditemukannya koramban terkhir tenggelamnya pompong penyengat itu, maka berakhirlah pencarian korban, meskipun dijadwalkan Posko Penyelamatan dibuka hingga 7 hari ke depan.

“Memang kita disini buka posko bagi keluarga korban yang masih belum ditemukan selama 7 hari. Sampai hari ini sudah tidak ada lagi yang melaporkan. jumlah yang diduga 17 orang sudah ditemukan semua,” kata Kepala Basarnas Kepri, Abdul Hamid.

Sementara Asisten operasi Lantamal IV Tanjungpinang, Kolonel (P) May Frank mengucapkan terimakasih atas segala pihak yang turut bekerjasama dalam menemukan para korban tragedi ini.

“Saya cukup bangga dengan kemampuan SAR dan bersatu pada kerjaan ini sesuai SOP yang seharusnya 7 hari namun selesai hanya sampai 2 hari, untuk itu atas kerjasamanya dan juga kepada media masa, kami ucapkan terimakasih,” ungkapnya. (Aji)

Baca juga :

Top