''

Ketua RT dan RW di Tanjungpinang Terima Insentif

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Lis-Syahrul saat memberikan insentif RT/RW di Aula Asrama Haji, Kamis (15/6).

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Lis-Syahrul saat memberikan insentif RT/RW di Aula Asrama Haji, Kamis (15/6).

Tanjungpinang, LintasKepri.com – 848 orang Ketua RT dan RW se-Kota Tanjungpinang, Kamis (15/6) menerima insentif dari pemerintah setempat Triwulan II.

Insentif tersebut dibagikan langsung oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Lis-Syahrul di Aula Asrama Haji Tanjungpinang.

Selain insentif, Ketua RT dan RW juga menerima paket sembako hingga bantuan bencana tahun 2016 dari Pemerintah Kota Tanjungpinang.

“Ini puasa terakhir saya bersama Pak Syahrul dalam memimpin Kota Tanjungpinang. Suatu kebahagiaan bagi kami bisa bersama bapak/ibu selama satu periode ini. Semoga kebersamaan ini bisa kita lanjutkan kembali, dan atas nama pemerintah saya ucapkan terimakasih atas pengabdian bapak/ibu kepada pemerintah dan masyarakat di Kota ini,” tutur Lis.

Dalam waktu dekat ini, kata dia, akan memberikan insentif bagi guru TPA/TPQ bersertifikasi.

“Insya allah tahun ini kami juga akan memberi insentif kepada petugas fardhu kifayah,” katanya.

Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat kota Tanjungpinang selama Ramadhan dan menjelang lebaran Idul Fitri, pemerintah setempat telah mendistribusikan paket sembako kepada RTS.

Wali kota juga menggerakkan BUMD/BUMN serta Perusahaan Swasta untuk berperan aktif membantu masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri.

” Alhamdulillah, paket sembako baik dari pemerintah, Taspen, BUMN, dan perusahaan swasta sudah didistribusikan ke masyarakat. Nanti akan ada lagi bantuan lain untuk masyarakat,” ungkapnya.

Dalam waktu dekat ini, pihaknya akan memanggil PT yang kategorinya sudah baik untuk berkontribusi membantu masyarakat.

Tak hanya itu, Pemko juga sudah mengadakan rapat bersama pihak KSOP, FKPD, dan pengusaha daging untuk memasukkan sapi ke Tanjungpinang meski sebelumnya ada kendala surat menyurat kapal dari pengusaha daging.

“Alhamdulillah sudah diselesaikan dan di setujui. Saat ini sapi-sapi itu dalam perjalanan ke Tanjungpinang,” tegas Lis.

Hal ini dilakukan untuk mencukupi kebutuhan masyarakat menjelang lebaran. Sehingga harga daging sapi tidak melambung tinggi di pasaran.

“Upaya-upaya inilah yang sudah kita perbuat. Meski kondisi ekonomi saat ini sulit, tetapi stabilitas harga di Kota Tanjungpinang masih jauh lebih baik dari daerah lain, dan inflasi kita masih rendah dari daerah lain,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul mengaharapkan kepada seluruh Ketua RT dan RW untuk selalu sinergi.

“Kalo melihat nilai insentif itu kecil bagi Ketua RT dan RW. Tetapi jerih payah dan pahala bapak/ibu luar biasa. Dengan tanggungjawab dan tugas kita bersama semoga Tanjungpinang tetap dalam keadaaan kondusif,” katanya.

Ditempat yang sama, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setdako Tanjungpinang Agustiawarman, menjelaskan insentif Triwulan II diberikan kepada 848 orang Ketua RT dan RW.

Masing-masing Ketua RT yang berjumlah 680 orang, dan Ketua RW sebanyak 168 orang menerima insentif dari April-Juni sebesar Rp1. 057,500 setelah dipotong pajak.

Selain itu, dalam suasana Ramadhan ini, Pemko memberikan sembako kepada ketua RT dan RW yang beragama Islam sebanyak 792 orang, terdiri dari Ketua RW sebanyak 153 orang, dan Ketua RT berjumlah 639 orang.

Adapun paket sembako berisi 2 Kg tepung, 2 Kg gula pasir, 2 Kg kacang, mentega 1 Kg, minyak goreng 1 bungkus, minuman 2 botol, dan 2 kaleng susu kental manis,” jelas Agus.

Acara ini juga disejalankan dengan penyerahan bantuan musibah bencana alam tahun 2016 dari BPBD Kota Tanjungpinang kepada 25 orang korban yang terkena musibah, baik bencana alam, kebakaran maupun tanah longsor dengan total bantuan sebesar Rp129 juta.

(hum/red)

Baca juga :

Top