'

Ketua PGRI Kepri Mengutuk Keras Base Camp Cafe

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Kepulauan Riau, Huzaifah Dadang Abdul Gani.

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Kepulauan Riau, Huzaifah Dadang Abdul Gani.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Kepulauan Riau, Huzaifah Dadang Abdul Gani sangat menyayangkan dan mengutuk keras karena pemilik Base Camp Cafe di Jalan Raja Ali Haji Kilometer 4 Kota Tanjungpinang menggelar event bertemakan “Back To School Party” pada Sabtu (1/10) lalu.

Dadang yang juga menjabat Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang menilai event tersebut telah melecehkan dunia pendidikan di Kota Tanjungpinang.

“Saya sebagai Ketua PGRI Provinsi Kepri dan juga yang bertanggungjawab di bidang pendidikan dalam Kota Tanjungpinang sangat menyayangkan dan mengutuk keras tindakan yang dilakukan pengelola Base Camp Café karena mengadakan acara yang dinilai melecehkan dunia pendidikan,” kata Dadang dengan tegas.

Dadang berharap kepada semua pihak agar dunia pendidikan diselamatkan secara bersama-sama. Kegiatan yang dilakukan pihak café tersebut sudah menyinggung perasaan guru-guru yang telah membentengi anak-anak dalam menempuh dunia pendidikan.

“Jangan anak-anak kita diracuni dengan hal-hal yang negatif. Jadi, jika ada pihak-pihak tertentu yang membuat kegiatan menggunakan atribut-atribut, maka artinya melecehkan pendidikan,” ungkapnya.

Dadang menambahkan, PGRI adalah wadah guru dan selama ini sudah berusaha keras bagaimana mendidik anak-anak tentang pembelajaran karakter.

“Sementara ada pihak lain yang seenaknya menggunakan atribut pendidikan, kan tersinggung guru-guru, makanya kami melapor ke pihak kepolisian. Masalah undang-undang, kita tidak mau tau, sekarang pendidikan itu harus kita selamatkan bersama-sama,” tutup Dadang.

Diketahui sebelumnya, pengelola Base Camp Cafe mengadakan event “Back To School Party” pada Sabtu (1/10) lalu yang berujung Inspeksi Mendadak (sidak) oleh Sekda Tanjungpinang Riono karena menggunakan atribut sekolah. Setelah dilakukan kroscek langsung ternyata benar.

Sidak itu dilakukan oleh Sekda berdasarkan perintah dari Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah berdasarkan laporan masyarakat yang isinya pelayan Base Camp Cafe menggunakan seragam sekolah SD, SMP dan SMA.

Mirisnya lagi, bagi pengunjung yang datang ke cafe itu dengan menggunakan seragam sekolah diberi 3 kaleng minuman beralkohol secara gratis. Namun pemilik cafe berkilah didepan Sekda Riono dengan mengatakan tidak benar ketika ditanya.

Uniknya lagi, pemilik Base Camp Cafe menanyakan surat tugas kepada Sekda saat memasuki cafe. Bahkan sempat terjadi ricuh hingga beradu argumen. Pada akhirnya Riono menghubungi anggota Satpol PP dan kepolisian guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (Aliasar)

Baca juga :

Top