''

Karaoke Shangrilla Langgar SE Wali Kota, Wawako: Satpol PP Jangan Main-Main

Inilah Karaoke Shangrilla di Jalan Gudang Minyak yang ditemukan buka melebihi waktu Surat Edaran Wali Kota Tanjungpinang, Jumat (2/6).

Inilah Karaoke Shangrilla di Jalan Gudang Minyak yang ditemukan buka melebihi waktu Surat Edaran Wali Kota Tanjungpinang, Jumat (2/6) dinihari tadi.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Karaoke Shangrilla di Jalan Gudang Minyak kedapatan buka melebihi ambang batas waktu Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan langsung oleh Wali Kota Tanjungpinang pada Jumat (2/6) dinihari tadi.

Baca: Karaoke Shangrilla Langgar SE Wali Kota, Ada Apa dengan Satpol PP Tanjungpinang

Karaoke ini terlihat masih beroperasi pada pukul 01.21 WIB ketika LintasKepri mengunjungi langsung Karaoke Shangrilla.

Wakil Wali Kota (Wawako) Tanjungpinang, Syahrul meminta seluruh jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk sadar diri.

Syahrul menegaskan jangan ada indikasi kerjasama dengan sejumlah tempat hiburan.

“Ayah sampaikan dengan tegas, oknum-oknum Satpol PP Tanjungpinang jangan macam-macam, tolong sadar diri, ini bulan puasa sudah seharusnya menjadi tolak ukur perubahan sikap,” pesannya dengan tegas, Jumat.

Puluhan motor terparkir dihalaman parkir Karaoke Shangrilla Jalan Gudang Minyak, Jumat (2/6).

Puluhan motor terparkir dihalaman parkir Karaoke Shangrilla Jalan Gudang Minyak, Jumat (2/6).

Bukan tanpa alasan orang nomor dua di Tanjungpinang ini menajamkan ucapannya. Sebab, beberapa laporan yang terjaring mengatakan setiap kali Satpol PP Tanjungpinang melakukan razia, seperti ada signal otomatis
yang menyampaikan kepada sejumlah tempat hiburan untuk tutup. Jika tidak, maka tetap berlangsung hingga masuk waktu dinihari.

Dugaan itu juga diperkuat oleh salah seorang warga. BN (warga) menyebut ada dugaan yang membocorkan perihal akan adanya razia yang dilakukan oleh pihak Satpol PP terhadap tempat hiburan malam.

“Sepertinya ada yang membocorkan info razia bang, karena biasanya selalu sampai subuh kok, saya kan warga sini, jadi tahulah,” kata BN menjelaskan kondisi yang terjadi ditempat hiburan karaoke Shangrilla di Jalan Gudang Minyak.

Ditempat terpisah, Ketua Dewan Dakwah Islamiah Kota Tanjungpinang dan juga Pengurus DPD FPI Kepri, Dedi Sanjaya, menyatakan dengan tegas untuk segera melakukan sweeping.

“Kok gak tobat-tobat ya Shangrilla itu, pokoknya saya akan gandeng ormas Islam lainnya termasuk MUI untuk segera melakukan sweeping,” tegasnya.

(Iskandar)

Baca juga :

Top