''

Jemaah Embarkasi Batam Berangkat Agustus

Kepala Kantor Kanwil Kemenag Kepri, H Marwin Jamal

Kepala Kantor Kanwil Kemenag Kepri, H Marwin Jamal

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Sebanyak 795 jemaah calon haji dari tujuh Kabupaten/Kota Provinsi Kepri akan diberangkatkan pada 9 Agustus mendatang tahun ini.

Jumlah tersebut sudah di hitung sesuai pemotongan 20 persen dari kuota normal calon jemaah haji yang sebelumnya sekitar 984 calon jemaah serta 8 orang lainnya termasuk petugas dari masing-masing daerah.

Kepala Kantor Kanwil Kemenag Kepri, H Marwin Jamal melalui Kepala Seksi Pendaftaran, Dokumen Haji dan Sistem Informasi Haji Kemenag Kepri, H Alikek menyampaikan sesuai jadwal keberangkatan dimulai dengan masuk asrama haji di tanggal 8 Agustus setelah mendapatkan pembekalan pada 9 Agustus guna di berangkatkan ke tanah suci Mekkah.

“Keberangkatan lewat embarkasi Batam sesuai jadwal dari Arab Saudi. Tahun lalu ada penundaan 4 hari karena masalah pengaturan penginapan,” kata Alikek kepada LintasKepri.com, Senin (2/5) lalu.

Dia memaparkan dari 795 calon jemaah haji yang berangkat tahun ini, Kabupaten Kepulauan Anambas hanya mengirim 26 orang calon jamaah. Untuk data calon jemaah haji yang rencananya diberangkatkan tahun 2016 ini, antara lain Kota Batam 352 orang, Kota Tanjungpinang 163 orang, Kabupaten Karimun 125 orang, Kabupaten Natuna 38 orang, Kabupaten Lingga 51 orang, Kabupaten Bintan 33 orang, dan Kabupaten Kepulauan Anambas 26 orang.

“Jumlah ini sudah dilakukan pemotongan 20 persen. Sebelumnya 984 di tambah 8 orang petugas, setelah di potong 20 persen menjadi 788 termasuk 7 orang petugas dari masing-masing daerah,” terangnya.

Dilihat dari standar umur dan pendidikan, calon jemaah yang berangkat mayoritas wanita, Ibu Rumah Tangga (IRT) dan pendidikan rata-rata tamatan SMP.

Secara teknis Kemenag Kepri sampai saat ini sudah siap untuk menyambut momentum tersebut. Mengingat tahun 2015 lalu pemerintah sudah memberikan kemudahan khusus calon jemaah haji yang sudah menginjak umur 75 tahun bisa didampingi pihak keluarganya.

“Syaratnya mudah, bagi keluarga calon jemaah haji usia lanjut cukup memberikan bukti keterangan bahwa statusnya saudara kandung, anak kandung, dan paling tidak statusnya istri atau suami,” katanya.

Walaupun pemerintah pusat telah mengeluarkan tentang biaya resmi haji sekitar Rp 34 Juta, namun Kemenag Kepri saat ini masih menunggu hasil rincian resmi dari Peraturan Presiden (Perpres) tahun 2016 tentang standarisasi harga terhadap calon haji asal Provinsi Kepri. (Aji Anugraha)

Baca juga :

Top