'

Jamaah Masjid Al-Hidayah Peringati Tahun Baru Islam 1438 H

Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah di tengah jamaah Masjid Al-Hidayah di Jalan Brigjen Katamso Km 2,5 Tanjungpinang saat menggelar doa bersama dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1438 Hijriah, Jumat (7/10).

Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah di tengah jamaah Masjid Al-Hidayah di Jalan Brigjen Katamso Km 2,5 Tanjungpinang saat menggelar doa bersama dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1438 Hijriah, Jumat (7/10).

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Jamaah Masjid Al-Hidayah di Jalan Brigjen Katamso Km 2,5 Tanjungpinang menggelar doa bersama dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1438 Hijriah, Jumat (7/10).

Peringatan Tahun Baru Islam itu diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang kemudian diisi dengan ceramah agama oleh Ustadz Dedy Sanjaya.

Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah yang juga turut hadir dalam peringatan Tahun Baru Islam tersebut menuturkan, momentum Tahun Baru Islam mesti jadikan sebagai tonggak untuk merubah diri menjadi lebih baik dari sebelumnya.

“Jadikan tahun baru Hijriah untuk melakukan intropeksi diri, perbaikan pada diri kita agar segala kehidupan kita mencerminkan jati diri umat Islam yang lebih baik,” ucap Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah kepada seluruh jamaah yang hadir.

Lis mengatakan, segala aktivitas keagamaan pastinya memiliki manfaat bagi jamaahnya. Namun majelis ilmu yang kita ikut, harus bisa kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari dimulai dari hal terkecil yakni menjalin silaturahim dan kebersamaan yang kokoh sesama umat muslim.

Oleh karenanya, Lis mengajak masyarakat untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, memahami dan menyadari posisi serta peran sebagai seorang muslim di semua tataran kehidupan.

Sebelumnya, Ustad Iswan salah satu Jamaah Masjid Al-Hidayah menuturkan bahwa tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk mensyiarkan agama Islam dan sebagai ungkapan rasa syukur.

“Karena kami telah bertemu kembali pada tahun baru Islam ini,” katanya.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Dedy Sanjaya menyampaikan bahwa Hijrah itu ketika seorang muslim berhasil bangkit dari segala keterpurukan dan bertaubat kepada Allah SWT dari berbagai kesalahan.

“Sebagai umat Muslim kita harus mau mengakui kesalahan dan cepat bertaubat. Jangan saling fitnah, saling menyalahkan, saling sikut apalagi saling serang, hilangkanlah perbedaan diantara kita, sehingga Islam menjadi kuat,” pesannya.

Acara itu turut dihadiri Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, dr Eka Hanasarianto, Camat Bukit Bestari, Riwayat serta warga setempat. (red/hum)

Baca juga :

Top