IWO Kepri Terbentuk, Rudiarjo Jabat Ketua

– Indonesia harus bebas dari berita Hoax

Ketua Terpilih IWO Kepri, Rudiarjo Pangaribuan (Kemeja Hitam) saat berfoto bersama wartawan LintasKepri.com, Efendy Tampubolon.

Ketua Terpilih IWO Kepri, Rudiarjo Pangaribuan (Kemeja Hitam) salam komando bersama wartawan LintasKepri.com, Efendy Tampubolon.

Batam, LintasKepri.com – Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) resmi dibentuk, Sabtu (22/4) di Kota Batam.

Rudiarjo Pangaribuan dari media swarakepri.com memangku jabatan sebagai Ketua IWO Kepri, Sekretaris, Budi Karya Utama Simbolon dari batamtimes.co dan Bendahara Rusmadi S.Pd dari sijorikepri.com.

Sekitar 50 media online yang ada di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) juga mendeklarasikan Indonesia tanpa hoax yang disejalankan dengan deklarasi pembentukan IWO Provinsi Kepri di Kedai Kopi Anambas, Nagoya, Batam.

Pembentukan IWO Kepri berdasarkan SURAT MANDAT SEMENTARA Nomor 0102/MAN/IWO/IV/2017 tanggal 14 April 2017.

Dalam rapat disepakati kepengurusan IWO Kepri periode 2017-2022.

Ketua terpilih IWO Kepri Rudiarjo Pangaribuan mengatakan, berita tentang hoax saat ini kian masif dimasyarakat. Terbukti, penggunaan media sosial (medsos) banyak yang berisikan ujaran kebencian dan menyinggung masalah SARA.

“IWO Kepri bertekad untuk memberanguskan hoax. Indonesia  harus bebas dari hoax atau berita bohong tahun ini,” katanya di Batam, Sabtu.

Ia berharap dengan terbentuknya IWO Kepri akan menambah silaturrahmi IWO diberbagai provinsi ditanah air.

“IWO harus menjadi organisasi profesi media online,” ujarnya.

Dirinya mengajak seluruh wartawan yang ada di Kepri untuk bergandeng tangan memajukan masyarakat agar terhindar dari berita bohong.

“Mari kita bersinergi untuk memberangus berita hoax,” ucapnya lagi sembari mengatakan akan melengkapi kepengurusan dalam minggu ini.

(Efendy Tampubolon)

Baca juga :

Top