'

HUT Ke-39, BPJS Ketenagakerjaan Jual Sembako Murah

Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang Lis-Syahrul berfoto bersama dengan Kepala BPJS Ketenagakerjaam Jefri Iswanto dan anggota DPRD Kepri Yuniarni Pustoko Weni.

Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang Lis-Syahrul berfoto bersama dengan Kepala BPJS Ketenagakerjaam Jefri Iswanto dan anggota DPRD Kepri Yuniarni Pustoko Weni.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-39, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Tanjungpinang menjual paket sembako kepada peserta dan masyarakat dengan harga terjangkau.

Sekitar 2.000 paket sembako disediakan BPJS Ketenagakerjaan.

Jumlah tersebut dibagi untuk wilayah Tanjungpinang dan Bintan.

“1000 di Tanjungpinang dan 1000 nya di Kabupaten Bintan,” kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Tanjungpinang, Jefri Iswanto di Terminal Sei Carang, Senin (19/12).

Kata dia, untuk di Kota Tanjungpinang sembako  dijual kepada peserta  di Terminal Sungai Carang yang disejalankan dengan moment HUT BPJS Ketenagakerjaan.

Sedangkan di Bintan penjualan sembako  berlangsung di Lobam, Tanjung Uban, Kabupaten Bintan.

Adapun paket sembako tersebut antara lain, beras premium 5 kg, minyak goreng 4 kg dan gula 3 kg.

Jefri Iswanto mengatakan tujuan penjualan sembako dengan harga murah ini adalah bentuk kepedulian BPJS Ketenagakerjaan dalam membantu pesertanya guna memenuhi  kebutuhan hidup sehari-hari.

BPJS

“Ini juga merupakan  instruksi dan program pusat terhadap beberapa wilayah BPJS Ketenagakerjaan, untuk daerah kita terpilih salah satunya yaitu BPJS Ketenagakerjaan  Tanjungpinang,” tuturnya.

Menurutnya, dilihat dari harga pasaran terhadap barang didalam paket tersebut, sekitar Rp150 ribu.

“Tapi kita BPJS Ketenagakerjaan wilayah Tanjungpinang hanya memberikan separoh harga yaitu Rp75 ribu bagi peserta dan masyarakat yang berminat dalam bentuk kupon guna ditukarkan dengan paket sembako,” tutur Jefri.

Ditempat yang sama, Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengatakan, sejak adanya BPJS Ketenagakerjaan banyak memberikan manfaat, khususnya bagi pekerja personal maupun perorangan.

“Bayangkan saja, dengan hanya membayar Rp16.800, bapak/ibu ditanggung dan dijamin keselamatannya didalam bekerja. Bahkan juga mendapat santunan oleh BPJS Ketenagakerjaan,” kata Lis.

Ia berharap dengan menjadi peserta di BPJS Ketenagakerjaan dapat mengurangi beban biaya akibat resiko yang ditimbulka dalam bekerja pada sektor formal maupun informal.(Iskandar)

Baca juga :

Top