Gudang Bulog Diduga disewakan Kepihak PT HM Sampoerna

Komplek Pergudangan Bulog Divre Riau dan Kepri Sub Divre Tanjungpinang Melayu Kota Piring, yang beralamat di jalan Gatot Subroto Kilometer 5 bawah

Komplek Pergudangan Bulog Divre Riau dan Kepri Sub Divre Tanjungpinang Melayu Kota Piring, yang beralamat di jalan Gatot Subroto Kilometer 5 bawah

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Gudang milik Badan Urusan Logistik (Bulog) Divre Riau dan Kepri Sub Divre Tanjungpinang yang beralamat di jalan Gatot Subroto Kilometer (Km) 5 bawah, Kota Tanjungpinang, Diduga sebagian disewakan Kepihak ke tiga, yakni ke pihak PT HM Sampoerna.

Hal diatas diketahui berdasarkan, informasi dari salah seorang masyarakat Kota Tanjungpinang yang tidak mau namanya ditulis, mengirimkan pesan singkat (SMS) kemedia ini.

”Bang tolong di cek gudang Bulog yang di batu lima bawah, info yang saya dapat, bahwa sebagian gudang milik Bulog itu disewakan kepihak ke 3 tu bang, PT HM Sampoerna, kalau tak salah sewanya, Rp 600 juta pertahunya, sudah berjalan sekitar 5 tahun” tulis suber melalui ponselnya, Selasa (06/10).

kemudian awak media ini kelokasi yang dimaksud sumber. Ternyata informasi itu benar adanya, gudang PT HM Sampoerna berada di lokasi Gudang Bulog tersebut. Selain itu terlihat juga sejumlah mobil truk yang sedang  membongkar muatan yang diduga Beras Miskin (Raskin) yang baru datang dari Pelabuhan.

”Maaf bang saya dari pelabuhan, saya bukan orang Bulog, saya pengurus beras ini, masalah itu tanyakan saja ke Kabulognya langsung,” kata lelaki bertopi dilokasi, saat media ini menanyakan kebenaran PT HM Sampoerna menyewa sebagian gudang Bulog tersebut.

Plang komplek Pergudangan Bulog Divre Riau dan Kepri Sub Divre Tanjungpinang Melayu Kota Piring, yang beralamat di jalan Gatot Subroto Kilometer 5 bawah

Plang komplek Pergudangan Bulog Divre Riau dan Kepri Sub Divre Tanjungpinang Melayu Kota Piring, yang beralamat di jalan Gatot Subroto Kilometer 5 bawah

Selanjutnya, Lintaskepri.com, langsung menuju Kantor Bulog yang beralamat di Jl. A. Yani Km.5 atas untuk konfirmasi kepada Kabulog Tanjungpinang, Edi Hanif.

“Maaf pak, kata bapak kalau sekarang ini bapak tidak bisa melayani, karena bapak sedang sibuk banyak kerjaan, besok jam 09.00 WIB bapak juga ada rapat,” terang seorang staff wanita berjilbab hitam di kantor Bulog Tanjungpinang.

Doni salah seorang yang mengaku warga Tanjungpinang mengatakan, yang menjadi pertanyaan dari masyarakat, jika informasi itu benar gudang milik plat merah itu disewakan, kemana uangnya dan apa kontribusinya ke daerah?.

Hingga berita ini diunggah, media ini belum mendapat keterangan resmi dari Kabulog Tanjungpinang, Edi Hanif. Terkesan Kabulog tersebut enggan dijumpai wartawan.(Tim)

Baca juga :

Top