''

Gubernur Kepri Serahkan DIPA 2017

Gubernur Kepri Nurdin Basirun Foto Bersama Pihak Penerima DIPA 2017.

Gubernur Kepri Nurdin Basirun Foto Bersama Pihak Penerima DIPA 2017.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Nurdin Basirun menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2017 di Aula Wan Sri Beni Kantor Gubernur Kepri Dompak, Kamis (15/12).

DIPA 2017 tersebut diserahkan kepada Sekda Kepri, Danrem 033, Danlatamal IV Tanjungpinang, Kapolda Kepri, Kajati Kepri, Walikota Tanjungpinang, Walikota Batam, Bupati Bintan, Bupati Karimun, Bupati Lingga, Bupati Natuna, Bupati Anambas, Kepala BPK Perwakilan Kepri, Kepala Kanwil Kemenkumham Kepri, Kepala Kanwil Bea dan Cukai Khusus Kepri, Kepala Kanwil Kementrian Agama Kepri, Kepala BPS Kepri, Kepala Kanwil Agraria Pertanahan Nasional Kepri, Kepala BPKP Kepri, Kepala BKKBN Kepri, Kepala BP Batam, Rektor Umrah, dan Kepala SNVT Pelaksanaan Jalan Nasional.

Sebelumnya, Nurdin menerima DIPA dari Presiden RI, Joko Widodo di Istana Negara Jakarta, Rabu (7/12) pekan lalu.

Adapun rincian alokasi dana transfer tersebut yaitu, untuk Provinsi Kepri sebesar Rp2.039.202.234.000, Kabupaten Natuna Rp722.412.204.000, Kabupaten Kepulauan Anambas Rp627.693.152.000, Kabupaten Karimun Rp679.798.123.000, Kota Batam Rp963.792.007.000, Kota Tanjungpinang Rp634.967.698.000, Kabupaten Lingga Rp673.828.938.000, dan Kabupaten Bintan Rp729.865.873.000.

Sedangkan APBN Tahun Anggaran 2017 ditetapkan sebesar Rp2.080 Triliun. Rekapitulasi Alokasi Dana Transfer ke daerah dan Dana Desa Tahun 2017 kepada Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepri berdasarkan UU No 18 Tahun 2016 Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2017 mencapai Rp7.071 Triliun.

Alokasi Kepri pada tahun 2017 ini mencapai Rp5.963 Triliun dengan jumlah DIPA sebanyak 329.

Secara keseluruhan 2017 ini mengalami peningkatan sebesar Rp525 Miliar dibandingkan nilai DIPA pada tahun anggaran 2016 yaitu senilai Rp5.438 Triliun.

Nurdin Basirun menekankan kepada seluruh abdi negara di Kepri untuk menggunakan uang rakyat dengan tepat sasaran, dan pemanfaatan keuangan daerah harus akuntabel dan memberi manfaat besar buat masyarakat.

“Jangan asal habis dibelanjakan. APBN dan APBD harus bisa menjadi instrumen untuk terus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah melambatnya ekonomi global,” pesannya.

Dengan anggaran sebesar itu, Nurdin meminta semua pihak menjaga dan menjalankan amanah sebaik-baiknya. Menjalankan tanpa penyimpangan dan bekerja dengan optimisme tinggi.

“Kerjalah secara profesional, baik dalam mengelola keuangan daerah secara transparan dan akuntabel maupun dalam memberikan pelayan kepada masyarakat,” katanya.

Menurut Gubernur Kepri ini, pemerintah ingin dana yang ditransfer ke daerah bisa menjadi instrumen untuk terus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

Demikian juga dengan pemanfaatan APBD, juga harus bisa mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Makanya kita ingin pemanfaatan, ya secepat mungkin. Biar sejak awal tahun, masyarakat sudah merasakannya,” tuturnya.(hum/red/dar)

Baca juga :

Top