Redaksi dan Pemasaran Telp 0823 9147 2156, Email: redaksi.lintaskepri@gmail.com

 

DPRD Kepri Sahkan Tiga Ranperda Menjadi Perda

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri mengesahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam rapat Paripurna istimewa terbuka di ruang sidang utama, Kantor DPRD Kepri, Dompak di Tanjungpinang, Senin (28/3).

Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak itu dihadiri oleh Gubernur Provinsi Kepri H Muhammad Sani. Ketiga Perda yang disahkan itu adalah Perda Penyelenggaraan Dana Bergulir sebagai perubahan atas Perda No. 1 Tahun 2013. Perda Penyelenggaraan Pelayanan Publik dan Perda Penyelenggaraan Kearsipan Daerah.

Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak mengatakan, dengan disahkannya tiga Perda pada kesempatan itu, dan salah satunya Perda tentang Dana Bergulir, hal tersebut merupakan bukti keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat.

“Ini adalah untuk membantu KUMKM yang selalu mengalami keterbatasan modal. Usaha kecil agar banyak memperoleh dana bergulir sehingga bisa meningkatkan perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan,” kata Jumaga.

Sementara, Gubernur Provinsi Kepri H. Muhammad Sani dalam kesempatan yang sama memastikan bahwa Perda dan Peraturan Perundang-Undangan sangat penting untuk kemajuan. Mengingat Perda dibuat untuk dijadikan acuan agar dalam mengambil kebijakan Pemerintah tidak salah arah kedepannya.

“Ketiga Perda ini penting untuk kemajuan Kepri. Disamping itu kita juga harus mengikuti peraturan Perundang-undangan yang berlaku agar dalam perjalanan kedepan, kita tidak salah arah,” Kata Sani.

Menyangkut Perda Dana Bergulir, menurut Sani ini sangat penting untuk menumbukan ekonomi masyarakat, terutama usaha miko, kecil dan menengah. Adapun muaranya sudah jelas, yakni untuk kesejahteraan masyarakat.

“Kalau mengharapkan dana dari Bank, buganya cukup tinggi, dan banyak pula persyaratannya. Maka kita harapkan dengan Perda ini, masyarakat lebih mudah dapat dana usaha, tanpa harus ribet di seperti di Bank. Dan tujuan kita hanya demi kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Disamping itu, menyangkut Perda Penyelenggaraan kearsipan. Hal ini juga sangat penting untuk mengabadikan sejarah yang berguna bagi masyarakat dimasa yang akan datang.

Masyarakat yang hidup dimasa yang akan datang tentu akan sulit mengakses informasi jika sistem kearsipan yang dilakukan saat ini tidak baik. Oleh sebab itu, Perda kearsipan ini, kata Sani adalah untuk mengabadikan segala bentuk sejarah yang terjadi hari ini.

“Bahwasanya menjaga sejarah tidak hanya dengan bicara, tapi perlu penataan arsip,” ujar Sani.

Dan Untuk Perda Penyelenggaraan Pelayanan Publik, hal ini sangat erat kaitannya dengan apa yang sudah menjadi tugas Pemerintah. Dan hal ini berkaitan erat pula dengan transparansi publik, karena memang ada hal-hal tertentu yang harus di sampaikan kepada masyarakat.

“Ingat, kita ini melayani, bukan minta dilayanai masyarakat. Tentunya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat kita harus senantiasa meningkatkan kreatifitas dan inovatif. Karena dayakritis masyarakat semaknin meningkat setiap waktu, dan kita butuh kreatifitas dan inovasi dalam memerikan pelayanan yang terbaik,” katanya.(yandri)

Redaksi dan Pemasaran Telp 0823 9147 2156, Email: redaksi.lintaskepri@gmail.com
Top