'

Djodi Akhirnya Ditahan Polres Tanjungpinang

-Terkait Dugaan Pemalsuan Surat Tanah
Djodi Wirahadikusuma, pelaku dugaan pemalsuan surat tanah di kawasan Sei Carang resmi ditahan, Jumat (11/3).

Djodi Wirahadikusuma, pelaku dugaan pemalsuan surat tanah di kawasan Sei Carang resmi ditahan, Jumat (11/3).

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Kepolisian Resort (Polres) Tanjungpinang akhirnya menetapkan status tersangka terhadap Djodi Wirahadikusuma, pelaku dugaan pemalsuan surat tanah di kawasan Sei Carang serta resmi ditahan, Jumat (11/3).

Penahanan itu disampaikan Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Andri Kurniawan kepada wartawan di Makopolres Tanjungpinang sore tadi.  Andri menegaskan, bahwa tidak ada lagi penangguhan penahanan kepada Djodi Wirahadikusuma.

“Penahanan sudah melalui prosedur. Tidak ada lagi nanti-nanti, langsung kita tahan,” tegas Andri.

Andri menambahkan, Djodi akan dikenakan Pasal 263  ayat 2, tentang pemalsuan surat dengan ancama pidana 6 tahun penjara.

Dilokasi yang sama, Kabag Ops Reskrim Polres Tanjungpinang, Iptu Efendi menerangkan, bahwa penetapan tersangka terhadap Djodi berdasarkan dua alat bukti.

“Telah terpenuhinya dua alat bukti. Penetapan tersangka tentu didasari laporan Robert Yunizar, seorang warga pemilik tanah di kawasan Jalan Sie Carang yang bersempadan dengan tanah Djodi sekitar tahun 2013 lalu,” beber Efendi

Dalam laporannya, Robert merasa dirugikan karena sebagian lahan yang telah dikuasainnya selama ini masuk ke dalam sertifikat tanah milik Djodi seluas 19.000 meter persegi.

“Hasil penyelidikan yang kita lakukan, ternyata luas lahan yang telah bersertifikat milik Djodi, seharusnya bukan seluas 19.000 meter persegi, melainkan hanya seluas 9.000 meter persegi,” terang Efendi

Efendi menambahkan, saksi dalam kasus tersebut berjumlah 10 orang. Mereka akan dikenakan wajib lapor.

Sementara itu, kuasa hukum Djodi, Bonar Gultom mengatakan, akan melakukan pemohonan penangguhan terhadap kliennya.(Aji Anugraha)

Baca juga :

Top