Diduga Paham Komunis Masuk ke Indonesia, Tiga Ormas Gelar Aksi

Para Ormas Saat treatrikal, membakar keranda sebagai bentuk perlawanan komunis, Senin (9/5).

Para Ormas Saat treatrikal, membakar keranda sebagai bentuk perlawanan komunis, Senin (9/5).

Batam, LintasKepri.com – Tiga Organisasi Masyarakat (Ormas) PPM, FKPPI, dan Pemuda Pancasila Kota Batam yang tergabung dalam Gerakan Anti Komunis (GRANIS) Kota Batam, menggelar Apel Konvoi dalam rangka aksi penolakan dugaan masuknya paham Komunis di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), di lapangan Parkiran Imperium Batam, Senin (9/5) sekira pukul 08.15 WIB.

Dalam aksinya, sebanyak 250 peserta Konvoi membawa spanduk yang bertuliskan, Menolak paham Komunis di Bumi Indonesia Sekali Pancasila Tetap Pancasila, Hancurkan Komunis Selamatkan Bangsa.

Mereka juga menyebarkan selebaran yang bertuliskan ”Pemuda Bersatu Tolak dan Hancurkan Komunis, Selamatkan Bangsa, Pancasila Abadi, NKRI Harga Mati”.

Kemudian mereka melakuakan orasi dengan sisi orasi menduga adanya dugaan masuknya paham komunis ke Indonesia.

“Adanya kita disini untuk meneruskan perjuangan para pahlawan kita, jika PKI bangkit kembali PP siap mengganyang mereka,” ujar Ketua PP Kota Batam, Saprizal Sitorus dalam orasinya.

Tiga Ormas, Saat Apel bersama dalam rangak Aksi Konvoi Tolak paham Komunis di Indonesia, yang diselengarakan di Lapangan Parkiran Imperium Batam, Senin (9/5)

Tiga Ormas, Saat Apel bersama dalam rangak Aksi Konvoi Tolak paham Komunis di Indonesia, yang diselengarakan di Lapangan Parkiran Imperium Batam, Senin (9/5)

Selanjutnya ketiga ormas ini melakukan konvoi sepeda mootor mengelilingi sejumlah jalan di Kota Batam. Dianataranya Jl. Sudirman (ke arah Kepri Mall) – Putar balik di depan Hotel Radison (Suka Jadi) –  Simpang Jam (Depan RS Awal Bros) – Jln, Bunga Raya  (Lubuk Baja) – BCS Mall – Jl. Pembangunan (Penuin) – Jl. Imam Bonjol (Nagoya) –  Jln. Raja Ali Haji (Jodoh) – Tanah Longsor – Jl. Teuku Umar (Depan Nagoya Hill) – Jln, Sri Wijaya (Terowongan Sungai Panas) – Jl. Laksamana Bintan (Patung Kuda) – Jl. Raja H. Fisabilillah (Depan Arsikon) – Bundaran Madani – Jl. Ahmad Yani (Bundaran BP Batam) – Jl. Engku Putri dan berhenti di Lapangan Dataran Engku Putri, Batam Center.

Para ormas ini juga melakukan teatrikal dengan membakkar Keranda yang bertuliskan PKI sebagai simbol PKI telah mati dan tidak boleh ada di NKRI.

Dikawal TNI dan aparat kepolisian aksi konvoi ketiga oramas tersebt berjalan  aman dan tertib. (r/Aji Anugraha)

Baca juga :

Top