'

Diduga Dikeroyok Teman Sekolahnya, Orang Tua Siswa Mengadu Ke Disdik

Dadang AG, Kadisdik Kota Tanjungpinang (Kiri) dan M Reza Fahlevi, orang tua siswa yang diduga dikroyok teman sekolahnya (Kanan)

Dadang AG, Kadisdik Kota Tanjungpinang (Kiri) dan M Reza Fahlevi, orang tua siswa yang diduga dikroyok teman sekolahnya (Kanan)

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Siswa Sekolah Dasar Negeri (SD N 003) Kelurahan Senggarang, Kecamatan Tanjungpinang Kota, berinisial UM (7) mengaku dikeroyok oleh sejumlah teman sekolahnya. Akibatnya dari dugaan pengeroyokan tersebut kepala korban berdarah, Rabu (11/11).

Hal diatas disampaikan Orang tua korban, M Reza Fahlevi kepada LintasKepri.com diacara Lomba Kompetensi Siswa (SKS) yang digelar di Hotel Aston, jalan Adi Sucipto Kilometer 11 arah Kijang, Kota Tanjungpinang, Senin (16/11).

“Awalnya saya terkejut melihat kepala anak saya berdarah pulang dari sekolah, setelah saya tanya anak saya kenapa kepalanya berdarah, anak saya mengaku dikeroyok beberapa orang teman sekolahnya.
mendengar keterangan anak saya, saya langsung mendatangi sekolahan dimana anak saya sekolah dan memanggil sejumlah guru yang mengajar hari itu,” kata Reza.

Reza menambahkan, kemudian dia bertanya kepada guru di sekolah tersebut sambil emosi. “Bagaimana pengawasan guru terhadap murid disekolah ini, apa tidak ada pengawasan, sehingga murid berkelahi saja kalian semua tidak tau, tanya saya kepada guru itu,” ungkapnya.

Semua guru, sabung Reza, yang mengajar hari itu terdiam dan tidak ada menjawab, “Saya langsung memanggil anak-anak yang mengeroyok anak saya dan memberikan nasehat agar tidak terulang kembali kepada anak yang lain,” terangnya.

Reza berencana mengadukan kejadian tersebut kepada Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang. “Tentang kasus pengeroyokan anak saya ini, saya akan langsung memberitaukan kepada pak Dadang, mengapa kok minim pengawasan terhadap murid disekolahan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendididkan (Kadisdik) Kota Tanjungpinang, Dadang, pihaknya kan menindak lanjuti terkait dengan laporan orang tua murid tersebut.

“Saya baru saja dapat laporan dari orang tua murid tersebut, kasus ini segera kita tindak lanjuti, saya sudah memerintahkan Kepala Seksinya kesekolahan itu untuk mengecek kasus tersebut,” Singkat Dadang.(Red)

Baca juga :

Top