''

Demonstran Minta DPRD Kepri Tolak PT KJJ

Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam HIMKA menggelar aksi Unras di halaman Kantor DPRD Kepri, Senin (30/5).

Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam HIMKA menggelar aksi Unras di halaman Kantor DPRD Kepri, Senin (30/5).

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Kabupaten Kepulauan Anambas (HIMKA) dan beberapa Ormas, menggelar aksi Unjuk Rasa (Unras) di halaman Kantor DPRD Provinsi Kepri, Senin (30/5) sekira pukul 10.40 WIB.

Dalam aksi Unras itu, mahasiswa meminta DPRD Provinsi Kepri untuk menghentikan aktivitas PT. Kartika Jemaja Jaya, untuk menyelesaikan permasalahan konflik pro dan kontra di masyarakat, mereka menduga PT KJJ telah melakukan pembalakan hutan Liar di kawasan hutan  Kecamatan Jemaja, Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), sehingga memicu konflik di masyarakat.

“Sejak dari tahun 2009 sampai sekarang kami menyuarakan aspirasi masyarakat Jemaja yang tidak terima terhadap adanya aktivitas PT. KJJ, dan sejak tahun 1998 sampai dengan tahun 2000, PT. KJJ membalak kayu untuk menanam bibit kakau dan kayu dijemput oleh kapal tangker di tengah laut sehingga menimbulkan amuk massa dengan membakar alat berat dan 7 orang masyarakat Jemaja di tahan,” kata Edi  Kordinator Unras, Edi Susanto dalam orasinya.

Para pengunjuk rasa juga meminta kepada DPRD Provinsi Kepri untuk membentuk tim independen dalam melusuri permasalahan PT. KJJ baik dari segi perijinan sampai pemantauan, dan dari pihak-pihak yang berkaitan dengan permasalahan PT. KJJ mulai dari tingkat Kabupaten, Provinsi, hingga ke Pemerintah Pusat, akademisi dari pihak pro dan kontra serta pihak kejaksaan dan kepolisian.

“Kami berharap pihak DPRD Provinsi Kepri menjadwalkan untuk datang di Jemaja serta menghadirkan instansi terkait yang ada di Jemaja untuk datang ke DPRD Provinsi Kepri,” ungkap Edi dengan pengeras suara.

Aksi mahasiswa ini kemudian ditanggapi Ketua Komisi 1 DPRD Provinsi Kepri, Sukhri Farial. Dia mengatakan tuntutan para pengunjuk rasa itu akan segera ditanggapi dan mendudukkan permasalahan tersebut.

“Kami akan agendakan untuk melakukan rapat koordinasi dan datang ke Jemaja, namun kalau harus hari ini untuk meminta kepastian maka kami harus melakukan rapat komisi, jika dipaksakan untuk hari ini, saya belum bisa beri kepastian jadwal keberangkatan ke Jemaja dan insyaallah bulan puasa kami jadwalkan untuk melakukan rapat koordinasi di DPRD Provinsi Kepri,” tukasnya.

Dijaga aparat Kepolisian Polres Tanjungpinang, aksi teesebut berjalan damai dan aman. (Aji Anugraha)

Baca juga :

Top