Delapan Dalam Satu Keluarga Jadi Korban Tragedi Pompong Penyengat

Korban tragedi Pompong Rute Tanjungpinang-Penyengat Tenggelam

Korban tragedi Pompong Rute Tanjungpinang-Penyengat Tenggelam

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Delepan dari 10 korban meninggal dunia akibat tenggelamnya Pompong Penyengat, Minggu (21/8) sekira pukul 09.05 WIB adalah satu keluarga dari korban atas nama Wiwit Sugaianti (27), warga Jalan Pramuka Lorong Bali, No.34.

Saiful Habib, adik ipar dari Wiwik menjelaskan kedelapan keluarganya ikut tenggelam dalam teragedi itu, lima dari delapan keluarganya itu meninggal dan berhasil ditemukan sementara 3 lainnya masih dalam pencarian.

“Mereka berencana kepenyengat untuk ziarah, kita jugak gak tau kenapa bisa sampai seperti ini,” ungkap Saipul saat ditemui di ruang jenazah RSUD Tanjungpinang.

Kelima saudaranya itu Wiwit Sugaianti (27), Vitaraningrum (10) (Anak Wiwit), Esti Susilawati (23) (Calon menantu Esti), Maratu Sani/Saniati (60) (Ibu Wiwit), Umi (Mamak Muslih calon suami Esti).

Sementara Muslih (calon suami Esti), Bagio (Bapak Muslih), Bopang (Pakde Esti) masih dalam pencarian ikut belum ditemukan bersama dua korban tragedi pompong penyengat itu.

“Esti dan Muslih rencananya mau menikah bulan depan,” ungkap Saiful penuh haru.

Kabar duka ini diperoleh Saiful saat dua orang dari pelabuhan penyengat menelponnya dan segera untuk mendatangi RSUD Tanjungpinang.

Kedelapan jenazah keluarga ini kemudian dibawa ke rumah duka yang berada di Jalan Pramuka Lorong Buru.

Informasi dilapangan sampai saat ini Tim Gabungan Basarnas, BNPBD, TNI AL, AD, Polres Tanjungpinang dan masyarakat masih terus melakukan pencarian kelima korban tragedi pompong tenggelam di perairan penyengat itu. (Aji Anugraha)

Baca juga :

Top