'

Dari 61 Hanya 17 Gudang Penyimpanan Memiliki Izin

mobilbox

Gudang penyimpanan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) di Jalan Raya Dompak, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang. Foto: dokumentasi

Tanjungpinang, Lintaskepri.com – Dari 61 gudang yang terdata, hanya 17 gudang penyimpanan yang memiliki Izin Tanda Daftar Gudang. Pemerintah Kota Tanjungpinang mengakui masih lemah dalam mengawasi  gudang. Hal tersebut dikatakan langsung oleh Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH, di lapangan Pamedan A. Yani, Sabtu (19/09).

“Kita (Pemko) mohon maaf. Memang pengawasan pihak  Pemko terlalu longgar,” kata Lis kepada sejumlah wartawan.

Lis menilai, jika pengawasan terlalu ketat disaat kondisi ekonomi seperti ini, tentunya akan menimbulkan dampak. Untuk itu, ada hal-hal yang harus dipertimbangkan.

Ketika ditanya ada pengusaha gudang yang “Bandel”, sambung Lis, pemerintah akan melakukan pembinaan disamping pengawasan terhadap gudang.

“Secara teoritis hanya sekedar mengingatkan dan mengawasi tetapi tidak ada tindak lanjutnya tentunya akan sia-sia,” ungkap Lis.

Lis menerangkan, kelemahan lainnya terhadap pengawasan gudang penyimpanan barang terletak pada Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS).

“Baru tahun ini lah digalakkan adanya PPNS,” katanya.

Dia menjelaskan, pada tahun sebelumnya tidak terdapat PPNS. Sehingga apabila terdapat pelanggaran, tidak dapat diproses.

“Karena tidak ada PPNS lah tidak bisa dilakukan pemeriksaan dan diproses,” ungkapnya.

Dengan adanya PPNS ditahun ini, tegas Lis, melanggar Perda akan dilakukan pemeriksaan dan diproses Tindak Pidana Ringan (Tipiring).

“Jika ada unsur pidana akan diserahkan kepada pihak Kepolisian,” tutupnya. (Kdr)

Baca juga :

Top