'

Cari Bakat Penyanyi, Tanjungpinang Kota Pertama Dikunjungi i-sing

Juri i-sing yang didatangkan dari negeri tetangga, yakni Nana Karia dan Lynn Malik dari Singapura, Tegar dan Febrian dari Indonesia dan Jhon Hansen dari Singapura.

Juri i-sing yang didatangkan dari negeri tetangga, yakni Nana Karia dan Lynn Malik dari Singapura, Tegar dan Febrian dari Indonesia dan Jhon Hansen dari Singapura.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Tanjungpinang Kepulauan Riau, merupakan kota pertama di Indonesia yang dikunjungi i-sing dalam audisi mencari penyanyi berbakat “Go Internasional”.

Audisi dilakukan disalah satu hotel di Tanjungpinang, Minggu (6/8), berlangsung dari pukul 13.00-15.00 WIB.

Juri didatangkan dari negeri tetangga, yakni Nana Karia dan Lynn Malik dari Singapura, Tegar dan Febrian dari Indonesia dan Jhon Hansen dari Singapura.

Sponsor audisi, Ikmal mengatakan, audisi ini mewajibkan peserta untuk menyanyikan satu lagu berbahasa Inggris dan satu lagu bebas.

“Kita mewajibkan bernyanyi dalam berbahasa Inggris karena peserta yang lolos audisi ini akan mengikuti i-sing world di Myanmar untuk mewakili Indonesia,” katanya saat konferensi pers.

Ditempat yang sama, salah satu juri audisi tersebut, Lynn Malik mengatakan i-sing Indonesia hadir di Tanjungpinang untuk mencari anak-anak Indonesia yang berbakat dibidang tarik suara agar menjadi penyanyi internasional.

“Tanjungpinang kota pertama yang kita datangi, nanti kita juga datang di kota-kota lain di Indonesia,” terang Lynn.

Juri i-sing yang didatangkan dari negeri tetangga, yakni Nana Karia dan Lynn Malik dari Singapura, Tegar dan Febrian dari Indonesia dan Jhon Hansen dari Singapura saat foto bersama Jurnalis beberapa media di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Juri i-sing yang didatangkan dari negeri tetangga yakni Nana Karia dan Lynn Malik dari Singapura, Tegar dan Febrian dari Indonesia dan Jhon Hansen dari Singapura saat foto bersama Jurnalis di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

I-sing tidak hanya diadakan di Indonesia. Akan tetapi banyak negara yang didatangi untuk mencari penyanyi berbakat.

Sementara itu, ditempat yang sama, Febrian salah satu jebolan dangdut Pantura yang menjadi juri pada audisi ini mengatakan, i-sing Indonesia juga akan mengunjungi beberapa daerah di Indonesia. Dia juga membenarkan Tanjungpinang merupakan kota pertama yang dikunjungi.

“Kita yakin Indonesia khususnya Kota Tanjungpinang kota pertama yang kita kunjungi ini banyak penyanyi yang belum terekspos untuk jadi penyanyi tingkat nasional maupun internasional,” kata dia.

Pada audisi ini akan dicari dua kategori yakni duo dan solo.

“Yang bagus akan ikut audisi tingkat nasional di Kota Batam. Pemenang di Batam, akan kita cari kategori duo dan solo. Nantinya dibawa ke Singapura untuk diberi pelatihan (training). Setelah di Singapura, di kirim ke Myanmar guna mengikuti ajang i-sing world,” papar Febrian.

Audisi ini hanya dikenakan biaya pendaftaran sebebesar Rp100.000. Sementara itu, bagi yang lolos dan akan ikut audisi tingkat nasional di Kota Batam, ditanggung biaya akomodasi.

“Jadi hanya bayar uang pendaftaran, tidak dipungut biaya jika ikut audisi tingkat nasional di Kota Batam nantinya,” katanya.

Pemenang i-sing Indonesia 2017 untuk internasional ini akan memperebutkan hadiah senilai USD10.000. Audisi i-sing juga diselenggarakan beberapa negara lainnya.

(Iskandar)

Baca juga :

Top