'

Bupati Bintan Takziah Ke Rumah Kades Pengujan Pasca Pokcai Tenggelam

Bintan Apri Sujadi Takziah ke rumah kediaman Kades Pengujan pasca tenggelamnya rakit penyeberangan (Pokcai) di Selat Bintan, Sabtu (15/7), sekitar pukul 17.00 WIB lalu yang merenggut nyawa istri Kepala Desa (Kades).

Bupati Bintan Apri Sujadi Takziah ke rumah kediaman Kades Pengujan pasca tenggelamnya rakit penyeberangan (Pokcai) di Selat Bintan, Sabtu (15/7), sekitar pukul 17.00 WIB lalu yang merenggut nyawa istri Kepala Desa (Kades).

Bintan, LintasKepri.com – Bupati Bintan Apri Sujadi Takziah ke rumah kediaman Kades Pengujan pasca tenggelamnya rakit penyeberangan (Pokcai) di Selat Bintan, Sabtu (15/7), sekitar pukul 17.00 WIB lalu yang merenggut nyawa istri Kepala Desa (Kades) tersebut.

Apri terlihat datang bersama beberapa orang rombongan Sabtu malam. Bupati Bintan ini tampak khusyu membacakan Surah Yassin bersama pelayat lainnya.

“Saya pribadi beserta keluarga dan atas nama Pemerintah Kabupaten Bintan turut berduka cita atas meninggalnya ibu Mahani yang merupakan istri Kepala Desa Pengujan. Sama-sama kita bermunajah semoga Almarhummah diampuni segala dosa-dosanya dan ditempatkan bersama orang-orang yang beriman, Amiin,” ungkap Apri sesaat sebelum beranjak dari rumah duka.

Selain sebagai wujud bela sungkawa atas musibah ini, Apri juga berharap agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

“Kejadian ini tentunya memberikan hikmah yang sangat besar bagi kita semua,” tutupnya.

Pokcai diketahui merupakan alat transportasi angkutan laut dan beroperasi di Selat Bintan. Pokcai naas itu dikabarkan tenggelam, Sabtu (15/7) sore saat sedang menyeberang dari Selat Bintan I menuju Selat Bintan II yang merupakan Desa Pengujan.

Tenggelamnya Pokcai diduga akibat kebocoran pada bagian deck bawah yang mengakibatkan air terus masuk sebelum sampai ke penyeberangan.

Hasil investigasi dilapangan didapatkan bahwa Pokcai tersebut mengangkut 25 orang penumpang ditambah 1 unit mobil berplat hitam dan 8 unit sepeda motor.

Seluruh penumpang dikabarkan langsung terjun ke laut saat mengetahui adanya kebocoran.

20 orang diantaranya berhasil selamat, 4 orang lainnya mengalami luka dan lemas sehingga harus dilarikan ke Puskesmas Desa Busung untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, 1 orang penumpang yang diketahui bernama Mahani dan merupakan istri Kepala Desa Pengujan harus menghembuskan nafas terakhir.

(wae)

Baca juga :

Top