'

Bintan Masuk Nominasi 10 Besar

– Daerah Dengan Kinerja Terbaik Tingkat Nasional

Bupati Bintan, Apri Sujadi dan Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam saat menerima cenderamata dari utusan Kemendagri

Bupati Bintan, Apri Sujadi dan Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam saat menerima cenderamata dari utusan Kemendagri

Bintan, LintasKepri.com – Ditjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, melakukan peninjauan ke Kabupaten Bintan setelah masuk sebagai 10 besar nominator penghargaan Lembaga Penyelenggara Pemerintah Daerah (LPPD) dari Kementerian Dalam Negeri sebagai bentuk penilaian kinerja kepala daerah.

Rombongan tim penilai dari Kemendagri ini dipimpin fasilitator program dit. EKPKD (Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah), Nurwahyudi, yang telah berada di Bintan sejak Selasa, (15/3).

Kedatangan utusan Kemendagri tersebut meninjau Kabupaten Bintan selama 3 hari hingga Kamis (17/3). Rombongan berjumlah 5 orang, yang terdiri dari tim penilai Kementerian Dalam Negeri, termasuk salah satunya perwakilan media nasional.

Tim penilai penghargaan LPPD ini berkunjung ke Pusat Pemerintahan Kabupaten Bintan, pada Rabu (16/3) untuk mengikuti penjelasan, dan meninjau langsung terkait pembangunan di Kabupaten Bintan, disambut langsung oleh Bupati Bintan, Apri Sujadi, S.Sos, Wakil Bupati Bintan Drs. Dalmasri Syam, MM, Sekda Bintan Ir.Lamidi, MM, dan sejumlah jajaran Pemerintahan Kabupaten Bintan.

Sebelumnya mereka (Tim penilai penghargaan LPPD,red) telah meninjau beberapa wilayah di Kabupaten Bintan pada Selasa (15/3).

“Saya ingin melihat langsung, apa yang membuat Bintan ini masuk dalam nominasi 10 besar,” demikian dikatakan oleh Nurwahyudi.

Kepala Bappeda Kabupaten Bintan, Setioso, dalam pertemuan itu menjelaskan secara langsung presentase perkembangan di Bintan dalam 5 tahun terakhir kepada para rombongan tim penilai dari Kemendagri.

Berbagai macam inovasi dan pembangunan, dari berbagai macam aspek di Kabupaten Bintan disampaikan Setioso seperti pelayanan informasi tata ruang online, pelayanan terpadu, serta program pemberdayaan masyarakat secara lugas, karena inovasi dalam pembangunan merupakan bentuk penilaian dari Kemendagri kepada daerah yang masuk sebagai nominator penghargaan.

Setelah pemaparan secara jelas singkat dan padat oleh Kepala Bappeda Kabupaten Bintan, Setioso, dilanjutkan dengan tanya jawab terkait pemaparan tersebut. Ada beberapa hal yang menarik perhatian tim penilai dari Kemendagri, seperti relokasi suku laut, pembangunan pelabuhan berakit, budidaya bakau, pemberdayaan masyarakat pesisir, inovasi pelayanan tata ruang sebagai kemudahan bagi para investor, dan beberapa hal lainnya yang tentu saja berbeda dari 9 daerah lain yang juga masuk dalam nominasi penghargaan.

Sekda Bintan, Lamidi juga turut menyampaikan pemaparan dan penjelasan menanggapi pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh tim penilai. Termasuk perkembangan wilayah Kabupaten Bintan terkini.

Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam juga memberikan tambahan terkait permasalahan suku laut bahwa program ini merupakan program lama yang bisa dikatakan sukses dilaksanakan di Bintan.

“Ini merupakan program lama yang bisa dibilang sukses. Dan khusus di Bintan, suku laut sudah dimukimkan di dua titik, yakni di air kelubi dan berakit,” ungkapnya.

Bupati Bintan, Apri Sujadi dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada tim penilai dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia yang sudah datang mengunjungi Kabupaten Bintan dalam rangka penilaian LPPD Kabupaten Bintan, yang saat ini sudah masuk kepada tahap nominasi 10 besar tingkat nasional.

Pihaknya juga akan bekerja keras dan berusaha untuk meraih peringkat terbaik.”Terimakasih kepada rombongan Kemendagri. Kami akan melengkapi syarat dan berkas yang dibutuhkan sebagai bahan penilaian,” tutupnya.

Selanjutnya rombongan Kemendagri melanjutkan peninjauan ke beberapa lokasi yang ada di Bintan untuk melakukan penilaian langsung bagaimana perkembangan yang sudah di laksanakan di Kabupaten Bintan.

Pengumuman penilaian LPPD ini direncanakan akan diumumkan pada tanggal 25 April 2016 di Istana Negara, Jakarta, yang bertepatan juga dengan hari otonomi daerah. (Aji Anugraha)

Baca juga :

Top