''

Berdiri Dikawasan Mangrove, Bangunan Ini Dibongkar Satpol PP

Anggota Satpol PP saat melakukan pembongkaran sebuah bangunan terbuat dari kayu tanpa IMB yang berdiri diatas kawasan Mangrove di Jalan Raja Haji Fisabilillah Km 8 Kota Tanjungpinang, Rabu (4/10).

Anggota Satpol PP saat melakukan pembongkaran sebuah bangunan terbuat dari kayu tanpa IMB yang berdiri diatas kawasan Mangrove di Jalan Raja Haji Fisabilillah Km 8 Kota Tanjungpinang, Rabu (4/10).

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Sebuah bangunan terbuat dari kayu, berdiri diatas kawasan Mangrove (bakau), di Jalan Raja Haji Fisabililah Km 8, dibongkar aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang, Rabu (4/10).

Selain itu, bangunan tersebut juga melanggar Perda Nomor 5 Tahun 2015 Tentang Ketertibatan Umum. Pembongkaran dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tanjungpinang, Effendi.

Efendi menjelaskan, bangunan itu dibongkar oleh pihaknya di karenakan melanggar Peraturan Daerah (Perda) Tentang Ketertibatan.

“Bangunan tersebut dibongkar karena melanggar Perda Nomor 5 Tahun 2015 tentang ketertibatan umum,” ungkapnya.

Kata dia bangunan berukuran 56 meter persegi tersebut melanggar karena membangun di kawasan Mangrove diatas bantaran sungai dan tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Kami juga ada perbedaan terhadap pembangunan diatas sungai atau pantai jadi tidak asal bangun,” tegasnya.

Saat ditanya mengapa baru sekarang dibongkar padahal sudah lama telah di segel, Effendi mengatakan bahwa pihaknya tidak bisa langsung membongkar karena ada aturan yang harus dilalui.

“Ia, memang sudah di segel terlebih dahulu beberapa waktu lalu, namun mengapa baru sekarang dibongkar karena ada SOP yang harus di laksanakan juga seperti teguran secara lisan hingga tertulis,” katanya.

Effendi mengimbau agar masyarakat Tanjungpinang yang ingin membangun bangunan untuk terlebih dahulu menanyakan atau berkonsultasi kepada pihak-pihak terkait agar tidak menjadi masalah dikemudian hari.

(Iskandar)

Baca juga :

Top