Asap Kian Tebal, Pelajar di Tanjungpinang Dipulangkan lebih awal

Drs. HZ Dadang AG, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang. Foto:Dokumen Lintas Kepri

Drs. HZ Dadang AG, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang. Foto:Dokumen Lintas Kepri

Tanjungpinang, Lintaskepri.com – Demi menjaga kesehatan para pelajar, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang memerintahkan kepada sekolah ditingkat TK, SD dan SMP untuk memulangkan pelajar lebih awal, hal ini disebabkan Asap tebal kiriman dari Sumatera, Riau dan Kalimantan yang menyelimuti Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang.

“Mulai kemarin sore, kita lihat kondisi asap di Tanjungpinang sudah tebal dan untuk mengantisipasi terganggunya proses belajar engajar, maka hari ini para pelajar kita pulangkan lebih awal,” kata Drs  Hz. Dadang AG, Kadisdik Kota Tanjungpinang, Selasa (29/9).

Dadang menambahkan, pemulangan pelajar lebih awal tersebut, merupakan instruksi dari Dinas Kesehatan dan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Tanjungpinang.

“Yang dipulangkan lebih awal ini untuk tingkat TK sampai SMP saja, terkecuali SMA dikarenakan pelajar SMA telah dewasa dan dapat memproteksi dirinya, disamping menghindari pelajar SMA berkeliaran,” terang Dadang.

Dadang menegaskan kepada guru dan orang tua agar selalu mengawasi anak dari akibat menghirup asap dengan mengurangi aktifitas diluar rumah dan banyak minum air putih.

“Pemulangan siswa tadi pagi, walaupun sempat belajar pada jam pertama bahkan ada yang sedang melakukan ujian Mid semester,” ungkap Dadang.

Apabila besok asap telah berkurang dan memungkinkan pelajar sekolah, kata Dadang, tetap belajar seperti biasa, namun jika asap tebal seperti hari ini, pelajar bisa tidak bersekolah didalam pengawasan orang tuanya.

“Ini adalah musibah. Ini bukan libur, tapi siswa dapat tidak bersekolah dengan jaminan orang tua mengawasi anaknya untuk tidak keluar rumah dengan melapor ke gurunya,” terang Dadang.

Menurut Dadang, tujuan dilakukannya hal ini, menghindari Inspeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA), sedangkan Guru tetap bertugas seperti biasa.

“Bagi siswa yang tidak hadir disekolah dikarenakan asap dan mendapat jaminan orang tua dengan status belajar walau di rumah, pihak sekolah tetap membuat hadir di absensi bagi para siswa.(Kdr)

Baca juga :

Top