'

Ambruk Dua Tahun, Jembatan Pelantar Asam di Tanjungpinang Belum Diperbaiki

Begini kondisi jembatan dari beton di Pelantar Asam Pasar KUD Tanjungpinang.

Begini kondisi jembatan dari beton di Pelantar Asam Pasar KUD Tanjungpinang.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Ambruknya jembatan beton di Pelantar Asam kawasan Pasar KUD Kota Tanjungpinang yang telah terjadi dua tahun lalu belum juga diperbaiki oleh pemerintah setempat.

Guna memfungsikan kembali jembatan, warga memasang papan dengan ditopang kayu agar bisa digunakan.

Meskipun Anggota DPRD Kota Tanjungpinang telah melakukan reses namun untuk memperbaiki jembatan itu masih harus menunggu Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Tanjungpinang.

“Persoalan robohnya Pelantar Asam itu hanya tinggal menunggu Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) saja, apakah mau dianggarkan atau tidak,” kata Wakil Ketua I DPRD Tanjungpinang, Ade Angga, Rabu (6/9).

Bahkan kata Ade Angga, jembatan itu sudah pernah dimasukan dalam pokok pokok pikiran reses oleh pihaknya.

“Robohnya Pelantar Asam itu sudah masuk reses kita. Dan terimakasih sudah mengingatkan, karena saya juga hadir pada saat reses itu,” kata Ade Angga.

Pada saat melaksanakan rapat bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD nantinya, Ade Angga akan menyampaikan langsung ke TAPD agar segera dianggarkan di tahun 2018 mendatang.

“Untuk tindakan konkritnya pada rapat Banggar nanti. Kita akan mengusulkan ke TAPD. Dan saya kira robohnya pelantar itu tidak terlalu banyak, hanya sambungannya saja yang patah,” tegas dia.

Menurut Ketua RT 02 RW 07, Ase, membenarkan jembatan tersebut telah roboh dua tahun karena lapuk dimakan usia.

“Pelantar beton itu roboh karena lapuk dimakan usia dua tahun lalu,” katanya.

(Iskandar)

Baca juga :

Top