''

2958 PTT dan Honorer Kabupaten Anambas Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

Kepala BPJS Ketenagakerjaan cabang Tanjungpinang, Jefri Iswanto saat foto bersama.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan cabang Tanjungpinang, Jefri Iswanto saat foto bersama.

Tanjungpinang, LintasKepri.com – Sebanyak 2958 Tenaga Kerja Tidak Tetap (PTT) dan Honorer Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas di April 2017 resmi dilindungi oleh program BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan cabang Tanjungpinang, Jefri Iswanto mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih atas langkah yang diambil oleh pemerintah daerah untuk memberikan rasa aman bagi pegawai yang ada di Pemerintahan Kabupaten Kepulauan Anambas.

“Telah didaftarkan program BPJS Ketenagakerjaan untuk 2 program yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) per April 2017. Maka, secara resmi semua pegawai PTT dan Honorer Kabupaten Anambas telah terdaftar, dan jika terjadi kecelakaan kerja serta meninggal dunia maka kami akan segera memberikan biaya pengobatan sampai sembuh serta santunan kepada ahli waris,” paparnya, Rabu (26/4).

BPJS Ketenagakerjaan akan menanggung semua biaya pengobatan dan perawatan sesuai dengan indikasi medis dengan kata lain Unlimited, serta mendapatkan biaya transportasi.

“Untuk laut sebesar Rp2.000.000, udara Rp2.500.000 dan darat Rp1.000.000. Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan santunan tidak mampu bekerja kepada pekerja serta bagi tenaga kerja yang meninggal karena kecelakaan kerja. Santunan itu sebesar 48 kali gaji yang dilaporkan kepada BPJS Ketenagakerjaan dan mendapatkan beasiswa sebesar Rp12.000.000 untuk beasiswa 1 orang anak,” papar Jefri.

Untuk Jaminan Kematian bagi peserta yang meninggal dunia biasa, BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan santunan sebesar Rp24.000.000 ditambah Rp12.000.000 untuk beasiswa 1 orang anak jika kepesertaannya lebih dari 5 tahun.

Selain Kabupaten Kepulauan Anambas, Kota Tanjungpinang juga telah mendaftarkan semua pegawai Honorer ke program BPJS Ketenagakerjaan.

“Sebanyak 1063 pegawai serta pegawai Honorer Provinsi Kepulauan Riau sebanyak 741,” tuturnya.

Adapun Pemerintah Daerah yang belum mendaftarkan PTT dan Honorernya ke Program BPJS Ketenagakerjaan di Provinsi Kepulauan Riau antara lain Kabupaten Bintan, Lingga dan Natuna.

Jefri Iswanto berharap 3 kabupaten tersebut yang belum melindungi pegawainya itu pada program BPJS Ketenagakerjaan untuk segera mendaftar.

Sebagai informasi tambahan, bahwasanya BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan saat ini menyelenggarakan 4 program yaitu Jaminan Pensiun, Jaminan Hari Tua, Jaminan Kecelakaan Kerja dan Kematian.

(Iskandar)

Baca juga :

Top